Wedari, Koleksi Batik Kudus oleh Denny Wirawan

0 21

Wedari, Koleksi Batik Kudus oleh Denny Wirawan

Desainer Denny Wirawan baru saja mengadakan pergelaran busana bertajuk Wedari. Kecintaannya terhadap kain tradisional membuat Denny merancang pakaian menggunakan batik Kudus sebagai salah satu warisan wastra dari pesisir Jawa Tengah. Koleksi batik Kudus ini masuk dalam lini Balijava, yang memang didedikasikan khusus untuk kain tradisional, seperti batik, tenun, dan songket.

Kali ini, sang desainer bersama Bakti Budaya Djarum Foundation mengangkat kembali pamor batik Kudus yang pernah populer pada tahun 1880 sampai 1940 dengan merancang busana siap pakai (pret-a-porter) dan busana siap pakai madya (pret-a-porter deluxe).

Total ada 93 model pakaian terbaru yang diperlihatkan saat peragaan malam itu. Jumlah tersebut dibagi dalam empat kategori, yaitu Sekar Murni, Taman Sari, Ganda Arum, dan Ningrat.

Sekar Murni didominasi warna putih yang terinspirasi dari rasa syukur yang murni kepada Yang Maha Kuasa atas segala nikmat dan berkah selama 20 tahun Denny berkarya. Ada 15 busana ready to wear deluxe yang merupakan remake dari desain adibusana dan pola karya Denny yang terdahulu. Ciri khas Sekar Murni adalah kesan glamor dengan siluet elegan dalam detail bordir khas Kudus.

Selanjutnya ada koleksi Taman Sari, yang menggambarkan warna-warni bunga dalam Wedari, yang artinya taman bunga. Aneka warna merefleksikan masa kecil yang ceria dan penuh kenangan manis. Sebanyak 25 set busana Taman Sari bernuansa flora warna-warni cerah, seperti bungapeonie, lili, dan teratai yang sedang mekar di taman, dipamerkan pada panggung titian.

Pada Ganda Arum, Denny menampilkan batik motif sogan bernuansa monokrom dalam balutan busana siap pakai. Sedangkan koleksi mewah ditampilkan sang desainer dalam Ningrat, yang dominan warna hitam dengan motif burung merak, bangau, dan kupu-kupu.

Bagi Denny Wirawan, Wedari merupakan refleksi kehidupan yang ia lalui dan perjalanan selama 20 tahun berkarya di industri mode. Apa yang Denny lihat di dalam Wedari dapat menjadi inspirasi untuk menghasilkan daya cipta dan kreasi. Wedari tak hanya menjadi muara imajinasi namun juga sebagai altar untuk menghaturkan puji syukur kepada Sang Khalik.

“Yang spesial pada Wedari adalah saya terlibat dari awal terhadap pemilihan dan pembuatan motif batik Kudus. Bersama dengan Agam Riadi dan pembatik Kudus, saya ingin mengangkat beragam motif dan isen-isen Batik Kudus yang belum terpublikasi,” kata Denny pada acara konferensi pers di Galeri Indonesia Kaya, beberapa jam sebelum peragaan busana dimulai.

Ia menambahkan, motif flora dan fauna dengan penuh warna ceria yang mengandung unsur hangat dan dingin semakin menambah kekayaan ragam motif wastra ini.

“Jauh di dalam kemeriahannya, tersimpan beribu makna, selaksa mimpi, dan haturan syukur menjadikan Batik Kudus sebagai wastra yang penuh nilai budaya dan perlu dilestarikan.”

Source https://beritagar.id/ https://beritagar.id/artikel/gaya-hidup/wedari-koleksi-batik-kudus-oleh-denny-wirawan
Comments
Loading...