Warna-warni Batik Pesisir Dampak Dari Kuatnya Pengaruh Budaya Luar

0 59

Warna-warni Batik Pesisir Dampak Dari Kuatnya Pengaruh Budaya Luar

Adanya pengaruh budaya Eropa, Jepang, dan Tiongkok memberikan keunikan motif dan warna cerah dalam perkembangan batik pesisir. Pada awal abad 18 batik pesisir terutama di Pekalongan sudah menjadi bisnis turun temurun yang tidak hanya dilakukan oleh oleh pribumi, namun juga bangsa Eropa dan Tionghoa. Banyaknya pesanan dari saudagar kaya dari tanah air mereka, membawa penyesuaian warna dan motif  pada para pengerajin batik saat itu.

Warna yang terdapat pada batik pesisir identik dengan warna cerah dan motifnya lebih ke motif alam, seperti tanaman, binatang hingga benda-benda yang menunjukan akilturasi etnis lain. Kuatnya pengaruh luar tak lepas dari banyaknya permintaan pasar dari abad 18 hingga awal abad 19. Kemudian peran para nyonya Eropa sangat menyukai warna tendon atau pastel dengan motif yang diambil dari cerita dongeng negrinya, kemudian istri para saudagar Tionghoa yang menyukai jenis batik katun dan berbentuk sarung, atau yang kini terkenal dengan nama lokcan.

Tidak heran di akhir abad 19 lokcan mengalami permintaan yang melonjak. Ada banyak ragam batik pesisir yang khas dan banyak diminati hingga masakini seperti Batik Mega Mendung dari Cirebon, Merah Darah Ayam Batik Lasem, Batik Pekalongan, Batik Gedog dari Tuban , Batik Madura dan batik-batik lainya.

Source https://www.lyceum.id/ https://www.lyceum.id/warna-warni-batik-pesisir-dampak-dari-kuatnya-pengaruh-budaya-luar/
Comments
Loading...