Warga di Sleman Gunakan Daun Asli Sebagai Motif Batik

0 158

Warga di Sleman Gunakan Daun Asli Sebagai Motif Batik

Berjajar deretan kain batik bercorak menarik terpajang di sebuah rumah di Padukuhan Jangkang, Nogotirto, Gamping, Sleman. Bermotif taburan daun, siapa sangka batik tersebut menggunakan daun-daun asli dalam proses pembuatannya.

Batik tersebut merupakan karya tangan dari Hastin Solihah. Hastin pun berkisah tentang usaha yang ia rintis sejak Januari awal tahun ini tersebut. Ide menggunakan teknik eco print tersebut tercetus lantaran menurut Hastin pewarna kimia dapat mencemari air tanah, terlebih lingkungan sekitar rumahnya merupakan persawahan dan kolam ikan.

Pewarna kimia bisa menyerap ke sawah dan berpengaruh pada air tanah. Selain itu ada beberapa kulit manusia yang sensitif dengan pewarna kimia. Berbagai jenis daun digunakan Hastin mukai dari daun jati, jarak, ketepeng, ekor kucing, daun lanang, kulit bawang bombai, dan kunyit secang. Spesialnya, karena pola yang digunakan abstrak, maka setiap hasil batik satu dengan lainnya berbeda.

Hastin menerangkan proses awal pembuatan batik dimulai dengan memproses kain untuk menghilangkan kanji yang ada di kain. Setelah itu kumpulkan daun untuk ditata di kain, digulung dan pres kain tersebut agar warna daun keluar. Kemudian dilanjutkan dengan perebusan. Perebusan 1-2 jam terus direndam dengan air tawas untuk penguncian warna.

Kain-kain yang dihasilkan Hastin tersebut ada yang dijual langsung maupun dijahit terlebih dahulu. “Kalau jahit ada karyawan lepas. Kain batik karya Hastin tersebut ia jual Rp 400 ribu per 2,5 meter.

Source Warga di Sleman Gunakan Daun Asli Sebagai Motif Batik Batik
Comments
Loading...