Wanita Inspiratif, Ubah Desa TKW Jadi Desa Batik

0 110

Wanita Inspiratif, Ubah Desa TKW Jadi Desa Batik

Berawal dari keprihatinan banyaknya pekerja wanita yang pergi ke luar negeri untuk mencari nafkah membuat Sri Lestari merasa harus melakukan sesuatu. Ia berusaha mencoba mengurangi TKW yang ada di Kendal dengan memberi keterampilan kepada ibu-ibu agar tidak perlu bekerja di luar negeri untuk mendapat penghasilan.

Sri mengatakan hampir setiap rumah yang ada di Desa Jambearum Patebon, Kendal, Jawa Tengah, selalu ada anggota yang menjadi TKW. Para ibu-ibu yang menjadi TKW tersebut pun kurang memperhatikan anak-anak yang mereka tinggal di Indonesia. Ini membuat wanita yang bekerja di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kendal ini begitu pritahin.

“Saya prihatin dengan kondisi itu. Saya lalu mencoba memberi pelatihan keterampilan kepada ibu-ibu yang ada di Desa Jambearum,” jelas Sri.

Awalnya Sri memberi pelatihan menjahit, namun karena tidak adanya alat, Sri pun mengalihkan pelatihannya ke membatik. Kebetulan pada tahun 2010, tempat Sri bekerja pernah mengadakan programpelatihan membatik, Ia pun mengajak ibu-ibu yang ada di Desa agar menjadi anggota dalam pelatihan yang diadakan Sri tersebut.

Hasilnya cukup memuaskan, banyak ibu-ibu yang tertarik untuk belajar membatik. Terlebih lagi, pemerintah Kendal sedang giat-giatnya memperkenalkan batik Kendal pada masyarakat luas.

Buah kerja keras Sri dalam menyadarkan ibu-ibu agar tidak menjadi TKW akhirnya membuahkan hasil yang menggembirakan. Kini di Desa Jambearum sudah ada 15 pembatik. Tiga di antaranya menjadi seorang penjahit yang membuat pakaian motif batik.

Sri mengaku sangat sulit untuk menyadarkan ibu-ibu agar tidak bekerja di luar negeri. Namun waita yang berusia 43 tahun ini terus berupaya keras agar TKW yang ada di desa Jambearum berkurang. Bahkan kini sudah banyak TKW yang pulang ke desa dan lebih memilih membatik. Mereka enggan untuk kembali menjadi TKW.

Source http://jadiberita.com http://jadiberita.com/47485/story-wanita-inspiratif-ubah-desa-tkw-jadi-desa-batik.html
Comments
Loading...