Vivia Setiawan Mengolah Batik Peranakan agar Disenangi Anak Muda

0 97

Vivia Setiawan Mengolah Batik Peranakan agar Disenangi Anak Muda

Batik bermotif bunga, daun, dan burung, dalam warna cerah merah, oranye, biru, memang sangat eye catching. Tak hanya anak muda, bahkan orang dewasa pun menyukainya. Motif bunga, tanaman, dan burung, dalam warna-warna cerah, adalah motif khas batik peranakan. Sesuai tema bazar Darpa Nagari kali ini, yaitu Batik Peranakan, Vivia Setiawan melalui brand busana batik miliknya, Savi Official Batik, mengolah beragam batik peranakan menjadi busana bergaya muda.

Kendati sudah biasa dikenakan masyarakat seiring ditetapkannya batik sebagai Warisan Dunia Tak Benda oleh badan PBB Unesco pada 2 Oktober 2009, ternyata, kata Vivia, masih banyak generasi muda yang menganggap batik adalah kuno. Batik peranakan, jelas Vivia, adalah batik yang motifnya terpengaruh pada budaya Belanda, Tiongkok, dan Jepang. Pada bazar Darpa Nagari ini, koleksi Savi Batik diperagakan oleh ibu-ibu dari Komunitas Cinta Berkain.

Vivia yang mematok setelan kebaya ini dengan harga Rp3-5 juta, sedangkan busana batik peranakan berbahan katun untuk sehari-hari dipatok Rp250 ribu-800 ribu. Yang menarik, tak sekadar menjadi perancang busana, Vivia juga lah yang menggelar bazar Darpa Nagari ini. Sebelumnya, Darpa Nagari sukses menggelar bazar di Paris Van Java, Bandung pada Agustus 2017 dan di Paskal HyperSquare Bandung pada Oktober 2017.

Menggelar bazar, lajut Vivia, juga berarti ikut membantu pemasaran produk fashion, khususnya batik dan produk kuliner khas Indonesia, seperti rendang, dan sebagainya. “Lewat bazar Darpa Nagari, saya punya misi ikut membantu para perajin tetap menghasilkan karya,” tandas Vivia.

Source http://www.beritasatu.com/ http://www.beritasatu.com/saujana/507232-vivia-setiawan-mengolah-batik-peranakan-agar-disenangi-anak-muda.html
Comments
Loading...