Usaha Batik Tulis

0 76

Usaha Batik Tulis

Agar dapat bersaing, para perajin batik sebaiknya tidak hanya terpaku pada motif batik yang klasik. Usahakan untuk menciptakan motif-motif baru agar konsumen tertarik dan punya pilihan lebih banyak. Berdasarkan pengalamannya selama ini, Putu Sulistiani Prabowo pemilik Galeri Batik Dewi Saraswati di Surabaya mengatakan, perajin sebaiknya mulai mengurangi penggunaan pewarna kain sintetis. Sebab, sebagian pembeli terutama orang asing cenderung lebih berminat pada kain batik berpewarna alami.

Agar batik tidak berkesan kuno dan “kampung”, perajin atau pengusaha sebaiknya juga mempertimbangkan paduan pakaian untuk kain batik yang diproduksi. Misalnya, untuk kaum muda, pilih warna relatif terang dan motif kontemporer. Padukan dengan kebaya model encim berwarna pastel. Sementara untuk konsumen yang usianya lebih tua, bisa dipilih blus atau kebaya berbordir dengan warna lebih lembut.

Bahan baku batik tulis bermacam-macam, ada perajin yang memilih sutra. Untuk batik tulis berbahan baku pelepah pisang dan serat kayu, sebaiknya tidak dijadikan pakaian yang dikenakan sehari-hari. Batik tulis tersebut lebih cocok dijadikan koleksi saja.

Source https://batiksastro.wordpress.com/ https://batiksastro.wordpress.com/2006/05/14/usaha-batik-tulis/
Comments
Loading...