Upaya Tingkatkan Kualitas Pewarnaan Batik Khas Kutai Timur

0 142

Upaya Tingkatkan Kualitas Pewarnaan Batik Khas Kutai Timur

Para pengrajin batik yang berada di Kutai Timur memang belum begitu ramai seperti di Pulau Jawa yang sudah menjadi industri batik. Kendati masih bersifat hom industri (industri rumah tangga) namun Pemerintah Kutai Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus meningkatkan kualitas produksi batik khas Kutim tersebut. Salah satunya dengan cara memberikan peningkatan keterampilan bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM), khususnya yang bergerak di sektor batik khas Kutim. Yang dititik beratkan dalam peningkatan kualitas adalah, bagaimana cara mewarna batik, agar lebih awet dan memiliki kualitas yang baik.

Setidaknya sudah ada 20 peserta pelatihan dari IKM se-Kutai Timur yang ikut pelatihan batik dan tenun belum lama ini. Pihaknya mendatangkan pelatih membatik dan mewarnai dari Yogyakarta, yakni Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta. Dijelaskan, dengan dilaksanakan pelatihan ini, para pengrajin diharapkan mampu meningkatkan kualitas produknya untuk mampu bersaing di pasaran pada umumnya.

Ditambahkannya motif dan warna sebuah batik bisa menambah nilai sebuah produk karena kualitas produk yang dihasilkan secara fisik kuat, bagus, indah, dan special. Namun jika dilihat warnanya belum tentu menarik, sehingga diperlukan pelatihan tersebut bagi pengrajin. Selera konsumen dapat terpenuhi maka sepertiga dari peluang pasar sudah bisa direbut. Sedangkan dua pertiganya bisa ditingkatkan melalui kualitas ditambah dengan harga jual yang rendah apabila.  Jika tiga variabel itu bagus maka kecenderungan memiliki produk akan meningkat dan menjadi lebih baik serta mampu bersaing di pasaran.

Sugianto merupakan pelatih batik dari BBKB Yogyakarta menjelaskan bahwa dirinya sudah berkecimpung di dunia batik sejak tahun 1985 di Balai Batik sebagai instruktur khususnya di bagian pewarnaan. Pihaknya akan membagikan ilmu untuk temen-temen pengrajin di Kutim, agar kualitas pewarnaannya bisa lebih baik lagi. “Saya hanya memberikan bimbingan bagaimana cara meningkatkan kualitas pewarnaan. Sebab, pada umumnya pewarnaan tidak jauh bedanya yang dipakai di Kutim dan di Yogya karena bahan bakunya juga sama. Kita hanya mempelajari teknik mengatur komposisi pewarnaan dengan menggunakan pewarna remasol, napthol dan indigosol,“ jelas Sugianto.

Source Upaya Tingkatkan Kualitas Pewarnaan Batik Khas Kutai Timur Batik
Comments
Loading...