Upaya Angkat Pamor Batik Lokal

0 32

Upaya Angkat Pamor Batik Lokal

Industri batik lokal di Kecamatan Purwodadi mendapatkan kesempatan mendapatkan pesanan cukup besar. Pemerintah Kecamatan Purwodadi menyepakati untuk membuat seragam khusus dengan memanfaatkan kain batik produksi lokal.

Hal tersebut menjadi kebijakan Camat Purwodadi, Hery Raharjo. Sebagai upaya meningkatkan produktivitas industri lokal. Pada 2018 baru dilakukan produksi kain, dan penjahitannya akan dilakukan tahun ini.

“Kami lakukan secara bertahap. Kami memiliki dua perajin batik di Purwodadi dan kami mengambil barang dari mereka,” kata Camat Purwodadi.

Batik yang telah dipesan merupakan batik dengan motif lokal Purworejo. Penyeragaman ini telah disepakati seluruh desa yang ada di Kecamatan Purwodadi. Rencananya pakaian ini akan dikenakan bersama sekali seminggu.

“Ini menjadi upaya kami menggenjot produksi batik lokal. Selain itu, juga menjadi ajang promosi bagi industri kecil kami,” kata Hery.

Pembiayaan batik seragam itu diambilkan dari anggaran desa. Dia tidak mempermasalahkan, karena pemanfaatan dana tersebut juga dikembalikan kepada masyarakat.

“Uangnya sudah ada, kenapa tidak digunakan? Toh juga mengangkat usaha kecil menengah juga,” kata Hery.

Sasaran perangkat desa ini merupakan langkah awal. Ke depan diharapkan akan lebih besar lagi dengan melibatkan beberapa instansi di Kecamatan Purwodadi. Demikian halnya lingkungan sekolah juga akan menjadi salah satu sasaran.

“Kalau bukan kita yang mengangkatnya, siapa lagi? Kami secara bersama akan mendukung pengembangan industri di Purwodadi. Apalagi posisi kami berada di dekat NYIA. Mau tidak mau harus memiliki produk unggulan. Kami awali dengan batik,” ujar Hery.

Pada 2019 ini, rencananya akan dibangun gedung display produk UMKM Purwodadi. Bangunan dua lantai itu diharapkan bisa menjadi jujukan masyarakat dan wisatawan yang ingin mendapatkan produk UMKM Purwodadi.

“Akhir tahun kami dorong, gedung display UMKM itu sudah bisa digunakan,” ujar Hery.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Purworejo, Gathot Suprapto mendukung langkah Pemerintah Kecamatan Purwodadi tersebut. Menjadi bentuk kepedulian untuk mengembangkan usaha kecil.

“Kami terus mengajak pembatik di Purworejo berinovasi dan berkreasi. Guna meningkatkan produksi. Sehingga hasil yang didapat lebih bersaing dibandingkan produk batik daerah lain,” kata Gathot.

Source https://www.radarjogja.co https://www.radarjogja.co/2019/02/04/upaya-angkat-pamor-batik-lokal/
Comments
Loading...