Upah Rendah Pembatik Khas Purworejo Langka

0 151

Upah Rendah Pembatik Khas Purworejo Langka

Keberadaan pembatik tulis yang ada di Kabupaten Purworejo semakin langka karena upah yang diterima dinilai rendah dan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK). Hanya segelintir perempuan yang kini masih menekuni dan melestarikan produk kebudayaan warisan leluhur itu. “Faktor ekonomi menyebabkan batik tidak bisa jadi sandaran hidup,” ujar Ngadiyem pembatik tulis warga Dusun Kibon Desa Piji Kecamatan Bagelen.

Upah yang diterima oleh pembatik hanya Rp. 100 ribu perlembar kain. Nilai itu, diakui Ngadiyem, juga tidak bisa dipastikan karena upah tetap disesuaikan dengan kualitas garapan dan tingkat motif. Uang baru diperoleh setelah pembatik menyelesaikan pekerjaan mereka. Selembar kain membutuhkan waktu 15 hari, paling lama tiga minggu. Kalau dihitung hari kerja, dalam sebulan menerima Rp. 200 ribu.

Karena adanya PHK juga dirasakan sejumlah pembatik di Piji dan Kemanukan. Biasanya kalau sudah setor pekerjaan, pembatik diberi malam dan kain putih oleh juragan. Namun sebagian tidak membawa pulang, artinya tidak ada yang pesan, kalau  selama ini  bisa dapat terus.

Source http://krjogja.com/web/ http://krjogja.com/web/news/read/24389/Upah_Rendah_Pembatik_Khas_Purworejo_Langka
Comments
Loading...