Tunagrahita Berdaya Dengan Batik Eco Print

0 7

Tunagrahita Berdaya Dengan Batik Eco Print

Aktivitas baru warga SLB Pembina Yogyakarta adalah membuat batik eco print yakni batik yang menggunakan dedaunan untuk bentuk serta pewarnanya.

Selain jauh dari bahan kimia, kegiatan tersebut dinilai mampu meningkatkan konsentrasi serta motorik siswa yang mayoritas penyandang tunagrahita.

Wahyuni atau gadis yang biasa disapa Iyen tampak asik duduk bersila sembari memukulkan palu berkali-kali ke sebuah lempengan.

Terdapat sehelai daun yang ia tempelkan di atas kaos berwarna putih. Lengkap dengan plastik tipis untuk mencegah agar warna alami daun tidak terserap ke palu.

Gadis pemalu tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut tergolong baru baginya. Baru dua bulan ini ia belajar menekuni eco print.

Total ada dua kaos yang sudah ia kerjakan. Satu di antaranya  ia pakai saat meramaikan stand pameran di Gelar Seni Tunagrahita (Genta) di Taman Pintar.

“Nggak susah bikinnya,” ucapnya singkat.

Guru Keterampilan SLB Pembina, Novi Eka Purnamasari mengatakan bahwa batik eco print tersebut baru berusia dua bulam diterapkan di lingkungan sekolahnya.

Pada awalnya, penerapan eco print menggunakan sistem uap. Caranya dengan menempelkan daun ke kain dan diuap dengan teknik tertentu.

“Namun dengan teknik uap ini, tidak bisa melibatkan banyak anak untuk pengerjaannya. Lalu beralih pada teknik pukul, di mana sampai saat ini sudah ada 20 anak Autis dan Tunagrahita yang menekuninya,” ujarnya.

Source http://jogja.tribunnews.com http://jogja.tribunnews.com/2018/12/04/tunagrahita-berdaya-dengan-batik-eco-print-bikin-batik-pewarna-dedaunan
Comments
Loading...