Tingginya Makna Motif Naga di Batik Lasem

0 1.138

Tingginya Makna Motif Naga di Batik Lasem

Batik Lasem bukan dijadikan status sosial layaknya sejarah batik-batik di Jawa. Batik Lasem adalah simbol persatuan, wujud dari akulturasi budaya Tionghoa dengan budaya masyarakat setempat. Salah satu motif yang menjadi andalan warga Lasem dan sudah diturunkan sejak ratusan tahun lalu adalah motif Hong. Burung Hong merupakan hewan legenda. Burung Hong dalam bahasa mandarin disebut juga burung Fenghuang. Feng sendiri adalah sebutan untuk spesies jantan, sedangkan Huang sebutan untuk betina.

Batik Lasem tidak bisa lepas dari invansi makhluk mitologi bernama naga. Naga selalu datang, meliuk menjadi salah satu motif utama dalam batik Lasem. Menurut legenda Tiongkok, keberadaan ular raksasa ganas ini tidak membahayakan. Ornamen Naga menjadi bagian penting dari keanekaragaman Motif Batik Lasem, karena eksotismenya mampu memperkokoh ekesitensi batik Lasem. Terbukti, batik lawas Lasem yang memiliki motif naga, menjadi salah satu motif batik pesisiran yang diburu kolektor.

Batik Lasem Naga memiliki karakteristik yang berbeda dengan batik naga dari daerah lain. Dari detil ornamennya, gambar naga di batik Lasem tampak sangat orientalis. Tampilan naga dengan tanduk, sungut, dan cakar, menandakan hewan yang disebut Liong atau Lung ini begitu dominatif. Dominasi Liong dipertegas stailisasi Kilin yang bersuka ria memperebutkan bola api di tumpal. Isen-isen Phoenix, atau Burung Hong yang bersimbiosis dengan aneka flora semakin memperdalam eksistensi Lung dalam ragam hias Batik Lasem.

Motif Naga diintepretasikan sebagai refleksi harapan-harapan mulia, serta simbolisasi perjalanan spiritualisme. Dalam tradisi Cina, Naga berkaitan erat dengan sumber kekuatan alam. Wajar jika akhirnya Sang Naga selalu melambangkan kekuatan alam yang maha dahsyat layaknya angin taufan.

Tidak hanya itu, Naga juga dipersonifikasi sebagai penjelmaan roh orang suci yang belum bisa masuk surga. Roh orang suci menjelma menjadi Naga kecil yang masuk ke bumi untuk tidur dan meditasi dalam waktu lama. Setelah tubuh tumbuh membesar, Naga bangun, bangkit, dan terbang ke surga. Warna Naga juga bermakna filosofis. Naga Merah, Naga Biru, Naga Putih, hingga mencapai Naga Emas, merupakan simbol tingkat spiritualisme masyarakat Tionghoa.

Perbedaan warna naga ini bermakna perjalanan langkah demi langkah menuju nirwana. Namun, Batik Lasem Naga tetaplah multitafsir. Stailisasi dan visualisasi Naga dalam ornamen utama motif Batik Lasem selalu terbuka bagi tumbuh berkembangnya intepretasi lintas tradisi.

Source Tingginya Makna Motif Naga di Batik Lasem Batik
Comments
Loading...