Tiga Motif Batik Siswa Cianjur Akan Dipatenkan

0 53

Tiga Motif Batik Siswa Cianjur Akan Dipatenkan

Batik sudah menjadi ciri khas budaya yang dimiliki oleh negara Indonesia, kini pun semakin menggeliat. Batik tidak lagi identik selera orang tua saja. Namun, berbagai batik modifikasi hasil perancang-perancang muda kini juga sudah mulai menjadi tren busana. Hal itu pun tidak saja terjadi di beberapa kota besar, beberapa siswa di Kabupaten Cianjur pun sudah maihr merancang motif batik. Bahkan, pemilihan batik bermotif favorit dari ajang pemilihan design batik yang nanti akan dijadikan seragam sekolah mereka ditahun ajaran baru.

Ada tiga motif batik yang terpilih. Tidak tangung-tangung pemilih tiga motif ini pun dilakukan di antara siswa se Cianjur melalui media sosial seperti facebook dan twitter. Tiga motif yang menjadi favorit dan akan dijadikan ikon batik siswa di Cianjur adalah Batik Gurisa yang berbawana merah kuning dengan motif banyak dedauan dan ada unsur “beasan” yang nantinya akan digunakan seragam Sekolah Dasar (SD), Batik Gurisa dengan warga biru putih dan banyak mengandung gambar kecapi suling yang nanti akan digunakan untuk siswa SMP, dan Batik Pangkur dengan dominan warna biru muda untuk batik siswa SMA di Cianjur.

Salah satu pemenang design batik SMP, Bintang Aulia Yasmin mengatakan batik Gurisa yang diciptakan merupakan hasil rancangan dari dirinya dan tiga temannya. Idenya penggabungan hasil batik-batik yang sebelumnya dibuat masing-masing. Kami berempat sebelumnya belajar batik karena suka melukis. Nantinya ketiga design batik ini akan dipatenkan oleh Lembaga Pengkajian Pengembangan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (LP3EM) bersama Batik Galuh Mukti yang menjadi motif batik khas Kabupaten Cianjur akan dipatenkan ke Haki (Hak Kekayaan intelektual).

Seluruh motif khas batik Cianjur harus mengandung unsur pakem beasan yang artinya beras yang menjadi ciri khas Cianjur. “Tiga design siswa ini semua menganut Batik Galuh Mukti yang harus mengandung unsur beasan pada setiap gambarnya. Galuh Mukti dengan pakem beasan. Artinya, motif tersebut mengandung unsur beras yang menjadi ikon Kabupaten Cianjur,” ujar Ketua Lembaga Pengkajian Pengembangan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (LP3EM) Hibar, Harry M Sastrakusumah.

Filosofi Motif Beasan, karena Kabupaten Cianjur dikenal sebagai lumbung padi, terutama padi Pandanwangi. Oleh karena itu, beras di jadikan pakem motif batik khas Kabupaten Cianjur. Hingga saat ini baru terdapat 7 jenis motif batik khas Cianjur dengan pakem beasan. Tapi dia yakin ke depan akan sangat banyak motif batik khas Cianjur. Nantinya, apapun bentuk atau motif khas Cianjur harus mengandung unsur beas (beras). Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur, Tedi Artiawan mengatakan, Pemkab Cianjur akan terus berupaya mendorong Kabupaten Cianjur bisa menjadi kota batik, seperti halnya di kota-kota lainnya. Namun bukan berarti mendompleng kota lain, lantaran di Cianjur sendiri memiliki kualitas SDM manusia yang mampu mengembangkan motif-motif bercirikan khas Cianjur.

Source http://www.pikiran-rakyat.com/ http://www.pikiran-rakyat.com/seni-budaya/2013/05/22/235781/tiga-motif-batik-siswa-cianjur-akan-dipatenkan
Comments
Loading...