Terapkan Teknik Matematika Untuk Kembangkan 12 Motif Batik

0 32

Terapkan Teknik Matematika Untuk Kembangkan 12 Motif Batik

Tim SMK Ngargoyoso (Eskariso) Creative Project menerapkan teknik matematika untuk mengembangkan 12 motif batik. Tim beranggotakan guru-guru sekolah setempat, yakni Ferry You Nanto (koordinator), Wisnu Ramadhan, Suraya Musliha, dan Dwi Oktofianto yang menerapkan teknik transformasi geometri dan fraktal.

Ferry mengatakan, motif batik kawung dijadikan sebagai motif dasar dalam mengembangkan batik somat. Kreasi tersebut, pernah menyabet juara kedua Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) 2018 se-Karanganyar, dari kategori masyarakat umum.

Pengembangan batik somat tak lepas dari keberadaan Kampung Matematika di Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu. ‘’Batik Somat ini harapannya bisa menjadi sesuatu yang bisa dibawa pulang oleh wisatawan, usai  ber-eduwisata di Kampung Matematika,’’ katanya.

Selama ini, pengunjung yang datang ke Kampung Matematika baru sebatas melihat aktivitas belajar matematika di kampung itu. Melihat matematika tak selalu menjemukan menarik dan bisa dikembangkan sebagai daya tarik wisata.

‘’Tapi belum ada sesuatu yang bisa dibawa pulang, sebagai oleh-oleh khas dari Kampung Matematika. Harapan kami, Batik Somat ini yang bisa dijadikan cendera mata, karena lekat dengan teknik matematika dalam pembuatan motifnya,’’ jelasnya.

Dwi Oktofianto menjelaskan, batik somat dikembangkan dari pola dasar batik kawung. Satu motif itu kemudian dimodifikasi sedemikian rupa dengan teknik transformasi geometri dan fraktal, hingga menghasilkan 12 aneka motif baru.

Motif tersebut tersebut diberi nama antara lain motif translasi (geseran), refleksi (pencerminan) genap, rotasi genap, zigzag, putaran, hingga refleksi ganda. Pemberian nama mengacu pada teknik yang digunakan dalam membuat motif.

‘’Pembuatan motif batik somat ini menggabungkan sains dengan seni. Saat ini, kami sedang berupaya untuk mendapatkan hak cipta atas motif ini, supaya tidak ditiru. Harapan ke depan, ini bisa menjadi ikon untuk Kampung Matematika di Karanglo,’’ jelasnya.

‘’Nah, kalau ada batik matematika, paling tidak wisatawan datang di Kampung Matematika tidak hanya melakukan, tidak hanya melihat, tapi bisa membeli cendera mata,’’ tutur Kepala SMKN Ngargoyoso, Sri Eka Lelana.

Source https://www.suaramerdeka.com https://www.suaramerdeka.com/news/baca/125793/terapkan-teknik-matematika-untuk-kembangkan-12-motif-batik
Comments
Loading...