Teknik Pewarnaan Batik: Usap

0 582

Teknik Pewarnaan Batik: Usap

Proses pembuatan batik dengan menggunakan pewarnaan teknik usap dapat menggunakan zat warna napthol atau zat warna indigosol. Kain yang sudah siap diwarna direntangkan pada spanram. Kain yang sudah dibatik diwarna dengan warna yang berbeda-beda sesuai dengan keinginan. Alat yang digunakan berupa spon yang sudah dicelupkan pada warna.

Proses pembuatan batik dengan menggunakan teknik usap menggunakan zat warna napthol sebagai berikut:

  1. Siapkan alat dan bahan. Alat yang biasanya digunakan adalah spon dan bahannya adalah zat warna napthol.
  2. Basahi kain batikan dengan air TRO. Lalu rentangkan kain pada spanram.
  3. Siapkan larutan I zat warna Napthol. Timbanglah zat warna sesuai dengan resep. Larutan I adalah 5 gram napthol, 1½ gram TRO, 3 gram kostik dicampur 1 liter air panas dan ½ liter air dingin. Takaran ini untuk 1 meter kain. Takaran bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
  4. Siapkan larutan II adalah untuk garam diazo atau pembangkit warna. Perbandingannya 10 gram garam diazo dicampur 1 liter air dingin. Siapkan lebih dari satu larutan untuk mendapatkan variasi warna dalam satu helai kain. Takaran bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
  5. Celupkan kain pada larutan I kemudian atuskan (keringkan).
  6. Basahi spon dengan larutan II (garam diazo) lalu usapkan pada kain sesuai dengan warna yang diinginkan. Siapkan spon lebih dari satu untuk pengusapan berbagai warna.
  7. Bilas kain yang sudah selesai pengusapan dengan air bersih lalu keringkan.
  8. Jika menginginkan warna yang cerah gunakan zat warna Indigisol, remasol atau rapid dan kalo ingin warna yang agak gelap gunakan saja zat warna napthol. Pemakaian masing-masing zat warna memiliki cara yang berbeda…kapan-kapan dibahas ya…

Keunggulan membuat batik dengan teknik usap adalah warna yang dihasilkan dalam satu helai batik bisa bermacam-macam. Efek yang ditimbulkan tampak menarik dan unik. Penggunakan warna relatif lebih hemat. Kelemahannya berupa warnanya tidak beraturan dan tidak merata. Warna cenderung tidak terlalu melekat pada kain. Memerlukan waktu yang lumayan lama. Diperlukan kreativitas yang lebih untuk memadumadankan usapan warna agar menghasilkan warna yang menarik.

Source Teknik Pewarnaan Batik: Usap Teknik Usap
Comments
Loading...