Teknik Pembuatan Batik Suminar

0 186

Teknik Pembuatan Batik Suminar

Teknik Pembuatan pada Batik Suminar tidak jauh berbeda dengan teknik membuat batik pada daerah daerah lainnya diantaranya:

  1. Moordating adalah proses dimana melepas lapisan lilin dari kain katun dengan cara direbus selama ± 5 menit, tujuan dari proses ini adalah untuk membunuh bakteri yang terdapat pada kain dan menjadikan kain menjadi lebih lemas.
  2. Gambar Pola atau Memola adalah proses menjiplak atau membuat pola diatas kain katun atau prissima dengan cara meniru pola motif yang sudah ada, atau bisa disebut dengan ngeblat. Tahapan ini dapat dilakukan secara langsung di atas kain yang diletakkan di meja yang diterangi lampu dibawahnya. Menjiplaknya dengan menggunakan pensil 2B atau canting.
  3. Nyanting adalah proses dimana kain yang telah digambari pola tertentu diolesi malam yang telah dipanaskan menggunakan canting.
  4. Nyolet adalah proses pemberian warna batik secara sporadis atau setempat-setempat misalnya, motif daun diberi warna hijau, ranting atau pohon warna coklat, bunga atau buah warna terang.
  5. Nemboi atau Nutup adalah proses memberi warna pada coletan yang sudah kering lalu ditemboi atau ditutup malam dengan canting no 3 yang berfungsi sebagai pembuatan blok pada kain.
  6. Memberi celupan warna akhir Memberi celupan warna akhir adalah proses memberi warna dasar atau background kain batik umumnya warna gelap.
  7. Ngelungsur atau Nglorot adalah proses melepas lapisan malam dengan cara merebus kain batik selama ± 10 menit dengan diberi serbuk soda abu untuk mempercepat proses lepasnya malam.
  8. Pembilasan dan Pengeringan adalah proses dimana kain batik yang telah dilakukan proses ngelungsur atau ngelorot dibilas dengan air lalu di angin-anginkan.
Source Teknik Pembuatan Batik Suminar   Batik
Comments
Loading...