Teknik Pembuatan Batik Cap Banyumas

0 317

Teknik Pembuatan Batik Cap Banyumas

Batik Banyumas identik dengan Motif Jonasan, yaitu kelompok motif non geometrik yang didominasi dengan warna-warna dasar kecoklatan dan hitam. Motif-motif yang berkembang saat ini, antara lain Sekarsurya, Sidoluhung, Lumbon (Lumbu), Jahe Puger, Cempaka Mulya, Kawung Jenggot, Madu Bronto, Satria Busana, dan Pring Sedapur.

Adapun bahan dan alat yang digunakan untuk pembuatan Batik Cap Banyumas :

  • Kain Mori
  • Malam (lilin)
  • Kompor
  • Gawangan
  • Bandul
  • Wajan
  • Pewarna alami

Berikut langkah-langkah pembuatan Batik Cap Banyumas :

1. Kain mori diletakkan di atas meja dengan alas dibawahnya menggunakan bahan yang empuk.
2. Malam direbus hingga suhu 60 – 70 derajat Celsius.
3. Cap dicelupkan ke malam yang telah mencair tadi tetapi hanya 2cm saja dari bagian bawah cap.
4. Kemudian kain mori di cap dengan tekanan yang cukup supaya rapih. Pada proses ini, cairan malam akan meresap ke dalam pori-pori kain mori.
5. Selanjutnya adalah proses pewarnaan dengan cara mencelupkan kain mori yang sudah di cap tadi ke dalam tangki yang berisi cairan pewarna.
6. Kain mori direbus supaya cairan malam yang menempel hilang dari kain.
7. Proses pengecapan, pewarnaan, penggodogan diulangi kembali jika ingin diberikan kombinasi beberapa warna.
8. Setelah itu, proses pembersihan dan pencerahan warna dengan menggunakan soda.
9. Penjemuran kemudian disetrika supaya rapih.

Proses pembuatan batik cap ini lebih cepat dibandingkan dengan proses pembuatan batik tulis karena pembuatan motifnya dengan menggunakan cap (stempel) yang lebar.

Source http://jualbatikpekalonganindonesia.blogspot.co.id/ http://jualbatikpekalonganindonesia.blogspot.co.id/2015/03/teknik-pembuatan-batik-banyumas.html
Comments
Loading...