Tegaskan Batik Milik Indonesia, IBU Ajarkan Mahasiswa Asing Membatik

0 69

Tegaskan Batik Milik Indonesia, IBU Ajarkan Mahasiswa Asing Membatik

Puluhan mahasiswa asing terlihat khusyuk membatik di halaman kampus Ikip Budi Utomo (IBU) Malang, Rabu (6/2) siang. Mereka dengan sangat hati-hati menuangkan lilin panas dari canting ke kain putih. Selanjutnya mereka menggambar pola-pola yang membentuk gambar bunga.

Ya, puluhan mahasiswa asing yang mengambil pendidikan di Fakultas Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA) tersebut memang tengah mengikuti salah satu muatan kurikulum budaya, yakni program membatik.

Sekretaris Pusat Kerjasama dan Hubungan Masyarakat IBU Malang Jazuli menerangkan, pada semester II ini ada 2 budaya Indonesia yang dipelajari, yakni membatik dan pencak silat. “Program batik salah satu muatan kurikulum budaya. Tahun 2019 ini, yang mengikuti program membatik ada 22 mahasiswa asing,” ujarnya.

Sekretaris Pusat Kerjasama dan Hubungan Masyarakat IBU Malang Jazuli menerangkan, pada semester II ini ada 2 budaya Indonesia yang dipelajari, yakni membatik dan pencak silat.

Dia menjelaskan, pemberian ketrampilan membatik ini merupakan salah satu upaya pengenalan budaya Indonesia. Kurikulum membatik sendiri, lanjut dia, merupakan ketentuan dari Pemerintah. “Salah satu kurikulum yang digariskan adalah pembelajaran budaya. Tapi bisa dikembangkan oleh institusi, berkaitan dengan konteks lokalitas. Di IBU dipilih membatik,” terang pria yang juga Dosen Pendidikan Bahasa Inggris itu.

Jazuli mengungkapkan, program membatik ini sudah ada sejak tahun 2008 lalu. Saat itu, membatik dipilih karena santer pengklaiman batik oleh negara Malaysia. “Dulu batik sempat diklaim negara lain. Kemudian IBU inisiatif menggelar program membatik untuk mengenalkan ke mahasiswa asing bahwa batik itu asli Indonesia. Kami tegaskan dan kenalkan pada dunia,” paparnya.

Menurutnya, selain mengandung nilai filosofis, batik juga mempunyai aspek lain yang menarik bagi negara asing.

Salah satu mahasiswa asing Jacqueline Kirchner, 31, mengaku senang dengan budaya Indonesia, salah satunya membatik. Meskipun, lanjut dia, dirinya sedikit mengalami kesulitan saat membatik. “Sedikit sulit untuk membuat batik, apalagi harus lebih precise (presisi),” ujarnya.

Perempuan asli Jerman itu mengatakan, dirinya tertarik untuk belajar budaya Indonesia karena keunikannya. “Budaya disini sangat menarik bagi kami. Saya pikir batik budaya yang unik,” kata dia.

Bahkan, dia memiliki keinginan untuk membawa batik ke negara asalnya. “Saya ingin perkenalkan budaya Indonesia kesana (negara asal). Apa yang dipelajari disini akan dikenalkan disana,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor IKIP Budi Utomo Malang Dr H Nurcholis Sunuyeko menambahkan, program membatik ini memang secara pengetahuan juga ada di kampus lain. Namun, yang membedakan, di IBU mereka mengajarkan langsung bagaimana praktik membatik.

“Nilai lebihnya, disini lakukan pengalaman langsung dengan belajar. Bukan hanya dilatih, tapi juga diorientasikan,” pungkasnya.

Source https://www.jawapos.com https://www.jawapos.com/jpg-today/06/02/2019/tegaskan-batik-milik-indonesia-ibu-ajarkan-mahasiswa-asing-membatik
Comments
Loading...