Tata Nama Benzena dan Turunan Benzena

a. Cincin benzena dianggap rantai induk, sedangkan R- (alkil), NO2 (nitro), halida (-X) dianggap sebagai cabang.

Contoh:

b. Gugus-gugus turunan Benzena dan trunanannya

c. Jika terdapat 2 subtituen, penamaannya diawali dengan o (orto) = 1,2 ;  m ( meta ) = 1,3 dan p (para) = 1,4

d. Urutan prioritas penomoran cabang adalah : -COOH, -SO3H, -CHO, -CN, OH, -NH2, -R, -NO2, -X

e. Jika sebuah cincin benzena terikat pada suatu rantai alkana bergugus funsi maka cincin benzena itu bukan dianggap induk melainkan sebagai subtituen.

f. Jika sebuah cincin benzena terikat pada suatu rantai alkana yang terdiri dari 7 atom C atau lebih maka benzena itu bukan dianggap induk melainkan sebagai subtituen

Leave a Comment