Sunarti, Swadaya Dirikan Sanggar Lily Batik Ajarkan Membatik dan Berwirausaha

0 57

Sunarti, Swadaya Dirikan Sanggar Lily Batik Ajarkan Membatik dan Berwirausaha

Berbuat hal baik saja, tanpa perlu banyak berpikir tentang keuntungan. Selain berguna bagi kalangan luas, peran tersebut akan membangun kepercayaan sosial. Sebuah pranata pembentuk keistimewaan Jogja, sejak dahulu, kini, hingga kapan pun.

Barangkali filosofi itu yang dipegangteguhi Sunarti, warga Pedukuhan II Desa Pandowan Galur, yang sehari-hari bekerja sebagai Guru Lukis dan Batik, Desain Kriya Tekstil, di SMK N 5 Yogyakarta. Kepedulian dan perjuangannya kepada masyarakat sangat membanggakan.

Dengan ilmu yang dimiliki, melalui Sanggar Lily Batik, Sunarti mendidik anak-anak dan masyarakat sekitar, mendesain batik, memproduksi batik, hingga latihan memasarkannya. Dengan harapan, anak-anak dapat mandiri.

Dengan modal sendiri dan waktu terbatas, kepeduliannya untuk mendidik dan memberdayakan masyarakat layak diteladani.

“Saya harap, dengan belajar, mulai desain, membatik, mewarna, memasarkan, menimbulkan semangat anak-anak untuk menjadi pengusaha sukses,” tutur Sunarti, dirilis Pemkab Kulon Progo.

Sunarti berjuang membangun sanggar binaannya dari nol. Ia berharap, anak-anak di sekitarnya dapat berpikir luas, serta dapat mengubah kehidupan masing-masing. Paling tidak, dapat menghidupi diri sendiri dan tidak perlu merantau.

Sunarti juga sering didapuk sebagai juri berbagai lomba batik. Sejak 2010, ia telah mempunyai lebih dari 200 desain.

“Kami hanya dengan semangat kerja, ibadah, dan peduli lingkungan, meski dengan waktu yang terbatas,” ucapnya, didampingi sang suami, Kantun.

Selain melayani Pelatihan Membatik, melalui sanggar ini, Sunarti menerima pesanan batik tulis, batik cap, bahan sandang, taplak sandang, taplak meja, sarung bantal, bed cover, sajadah, dan lainnya.

Apresiasi Bupati Kulon Progo

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, mengapresiasi kerja keras Sunarti. Hasto menilai, kepedulian dan perjuangan ini dapat dijadikan contoh bagi PNS lain.

“Dapat jadi teladan bagi PNS lain. Meski hanya memiliki sisa waktu sedikit, bisa mengajak bergotong-royong masyarakat sekitar untuk berusaha,” ujar Bupati.

Motif batik yang bagus dan bervariasi banyak mendapat sanjungan Bupati. Menurut Dokter Hasto, untuk pemasaran batik, di Kulon Progo sendiri terbuka.

“Karena ada sekitar 8000 PNS dan 80 ribu siswa sekolah. Belum ditambah masyarakat umum,” pungkasnya.

Source https://jogjadaily.com https://jogjadaily.com/2015/06/sunarti-swadaya-dirikan-sanggar-lily-batik-ajarkan-membatik-dan-berwirausaha/
Comments
Loading...