Standar Kualitas Batik yang Harus di Perhatikan oleh Perajin

0 55

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong perajin batik untuk mempertahankan kualitas karya yang dihasilkan. Pasalnya, tak sedikit perajin yang kewalahan menjaga kualitas ketika mendapat pesanan dalam jumlah besar. Kontinuitas harus dipenuhi. Jangan hanya bagus di contohnya saja, seterusnya juga harus bagus. Selain kualitas, hal lain yang masih sering dikeluhkan adalah mahalnya harga bahan baku pembuatan batik. Keluhan ini datangnya dari para pengrajin sendiri.

Oleh karenanya, pemprov tengah menggiatkan koperasi dan mendorong para pengrajin untuk masuk di dalamnya. Sehingga, mempermudah pemerintah melakukan pembinaan, memfasilitasi, hingga memberikan bantuan. Termasuk bantuan peralatan, selain bahan. Batik Indonesia sendiri, sebagaimana diketahui dan ditegaskan Sekda, sudah diakui dunia melalui UNESCO pada tanggal 2 Oktober lalu. Yang kemudian ditetapkan menjadi Hari Batik Nasional.

Atas tingginya apresiasi ini, bisa dikatakan permintaan batik bakal meningkat kian harinya. Selain meminta para perajin untuk terus berinovasi dan berkreasi mengikuti selera pasar, dukungan dari masyarakat juga dibutuhkan guna terus memotivasi para pelaku kesenian ini.

Dalam hal ini, Sekda mengajak masyarakat untuk menghidupi perajin melalui tindakan pembelian. Kata kuncinya, membeli adalah membantu. Sedangkan pemerintah, dalam mendukung kreator batik agar dapat terus berkembang, selain yang sudah disebutkan tadi, bekerja dengan cara menghadirkan pelatihan kepada sumber daya manusianya. Hingga dalam aspek pasar.

Source https://www.jawapos.com/ekonomi/02/08/2018/perajin-batik-diminta-jaga-standar-kualitas www.jawapos.com
Comments
Loading...