Senyawa Haloalkana

Senyawa-senyawa karbon dapat diturunkan dari senyawa alkana dengan cara mereaksikan alkana dengan zat-zat lain. Senyawa ini dapat di jumpai di sekeliling kita seperti alkohol, formalin, asam cuka, aseton, dan lain-lain.

Gugus Fungsional

Gugus fungsi adalah atom atau gugus yang menjadi ciri khas suatu golongan senyawa karbon. Setiap senyawa karbon yang mempunyai gugus fungsi berbeda akan memiliki sifat yang bebeda pula.

Tabel Beberapa gugus fungsi turunan alkana.

Senyawa Haloalkana

Haloalkana adalah senyawa turunan alakan yang memiliki gugus fungsi (halogen),sehingga secara umum memiliki struktur dengan rumus CnH2n+1X

Tata nama haloalkana

Nama senyawa haloalkana diawali dengan nama”halo-“ sesuai atom halogen (X) dan diikuti dengan nama alkana

Tabel Contoh senyawa haloalkana.

Rumus molekulRumus strukturNama Senyawa
C3H7ClH3C—CH2—CH2—Cl1-kloropropana
C3H7Cl2-kloropropana

Sifat-sifat haloalkana

  • Memiliki titik didih yang lebih tinggi dibandingkan dengan seyaw alkana
  • Pada suhu kamar haloalkana suku rendah berwujud gas, sedangkan suku tinggi berwujud cair dan padat
  • Sukar larut dalam air

Penggunaan Haloalkana

  • Kloroform (CHCl3) dan halotan(2-bromo 2-kloro-1,1,1-trifluoroetana) digunakan untuk obat bius
  • Iodoform (CHI3) digunaka sebagai zat antiseptik
  • Tetraklorometana (CCl4) digunakan untuk pemadam kebakaran
  • Freon (CCl2F2) digunakan sebagai pendingin(refrigrant)

Leave a Comment