Sentra Batik Tulis Giriloyo Mulai Menggeliat

0 145

Sentra batik Giriloyo mulai bangkit tahun 2004. Namun pada tahun 2006 peristiwa tidak di sangka datang melanda, akibat gempa yang terjadi pada tahun tersebut  banyak sentra batik yang hancur dan gulung tikar. Setahun pasca terjadinya gempa, perajin batik di wilayah ini mencoba bangkit kembali. Masyarakat di daerah Giriloyo dengan semangat kebersamaan untuk membangun kejayaan, masyarakat mulai membentuk kelompok-kelompok pengrajin batik yang di bawah naungan kelompok Paguyuban Batik Giriloyo. Terbentuknya kelompok batik Giriloyo ini ternyata mendapatkan respon positif dari LSM Sosial dan pemerintah, khusus nya Balai Besar Kerajinan dan Batik di Yogyakarta.

Bentuk perhatian dari LSM dan pemerintah di berikannya pelatihan dan pendampingan kepada kelompok batik terkait dengan ketrampilan pembuatan batik tulis mulai tahap awal hingga siap pakai. Selain itu pula pengrajin batik giriloyo juga di berikan pelatihan terkait dengan strategi pemasaran batik, sehingga menjadi pengrajin batik yang mandiri tidak lagi tergantung pada tengkulak batik.

Untuk menandai kebangkitan batik giriloyo, warga masyarakat membuat aksi membatik bersama di selendang sepanjang 1.200 meter, aksi ini di lakukan pada tanggal 27 Mei 2007 dan mendapatkan REKOR MURI sebagai batik terpanjang di Indonesia. Pada tahun 2007-2008 pemerintah menguncurkan dana batuan untuk perbaikan sarana dan prasana, seperti pemerintah mengucurkan dana bantuan untuk perbaikan sarana dan prasarana, seperti perbaikan jalan untuk akses masuk ke area Sentra batik Giriloyo. Pada tahun yang sama LSM membantu untuk pembangunan Gazebo (tempat pameran dan belajar membatik) yang saat ini menjadi tempat wisata belajar meembatik di Yogyakarta.

Source Sentra Batik Tulis Giriloyo Mulai Menggeliat Batik
Comments
Loading...