Sentra Batik Puri Pacitan

0 260

Sentra Batik Puri Pacitan

Dengan semakin terkenalnya produk Batik Puri pesanan atau order semakin meningkat bahkan sampai ke luar daerah dan luar negeri. Meskipun media pemasaran dalam negeri maupun eksport masih sangat sederhana yaitu dengan melalui Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri seperti Singapura, Malaysia dan sebagainya. Metode pemasaran lain yang dikenal cukup efektif dalam menjaring costumer adalah dengan mengikuti pameran-pameran batik khususnya dalam negeri. Saat ini pasar nsional Batik Puri mencapai Kalimantan, Sumatera dan juga Sulawesi.

Sampai saat ini Batik Puri menolak untuk menggunakan teknik Batik Printing dan Cap yang karena proses produksinya lebih cepat sehingga harganya lebih murah, kan mampu menarik pembeli. Alasan pertama penolakan metode ini adalah pada penjagaan kualitas batik, dan yang kedua adalah pemberdayaan  bagi warga sekitar khususnya ibu-ibu yang tidak mempunyai pekerjaan yang tetap. Dengan konsep batik tulis ini maka banyak pengangguran yang bias terserap. Konsep ini yang menyebabkan berkembangnya koperasi batik Puri dengan anggota pekerja di usaha batik Puri.

Salah satu tempat penghasil batik Khas Pacitan adalah di Kecamatan Ngadirojo atau Lorok. Produk batik dari Kecamatan ini adalah Batik Puri. Tempat pembuatan Batik Puri tepatnya di Desa Cokro kembang Kecamatan Ngadirojo Pacitan, yang jaraknya sekitar 45 Km dari pusat kota Pacitan. Nama Puri sebenarnya diambil dari keluarga Sukatno yang berasal dari Yogyakarta.Pria yang memiliki jiwa seni tinggi dan berprofesi sebagai pengrajin batik sejak tahun 1951 ini mempunyai keluarga yang hobi membatik sebagai profesi keluarga secara turun temurun. Kondisi ini sedikit banyak membpengaruhi produk batik Puri yang cenderung bernuansa Yogyakarta dan lebih banyak batik tulis tradisional.

Sampai sekarang produk dari Batik Puri sudah mempunyai 21 motif yang diantaranya, Parang Rusak, Parang Kusumo, Parang Klitik, Semen Romo, Parikesit, Dele Kecer, Rawan, Gondosuli, Truntun, Kawung, Grompol, Sidomulyo, Sidomukti, Sidoluhur, Grinsing, Blarak Semruet, Dinriris, Sekar Jagat, Parang Barong, Mogo Sosro, dan Keluwung. Seiring dengan perkembangan teknologi dan selera pasar, Batik Puri mengembangkan sayapnya tidak hanya batik tulis tradisional saja, melainkan mampu membuat berbagai jenis, motif dan warna sesuai dengan pesanan.

Source Sentra Batik Puri Pacitan Batik Sentra
Comments
Loading...