Sentra Batik : Mirota Batik, Berdiri Sekitar 1980-an

0 34

Mirota Batik telah berdiri sekitar tahun 1980-an. Bapak Hamzah Sulaiman adalah orang yang mendirikan Mirota Batik pertama kali dulu. Mulai dari “nol” dia mengawali usahanya ini. Nama Mirota Batik sendiri berasal dari nama usaha orang tua beliau yaitu, Minuman dan Roti Tawar, yang disingkat jadi Mirota. Tahun 2004 Mirota Batik pernah kebakaran, semuanya lenyap, habis tak ada sisa. Tragedi naas itu terjadi pada hari minggu 2 Mei tahun 2004 malam jam 21.15 wib.

Empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan, yakni mobil pemadam dari Pemkot Yogya, PBK dari pabrik gula Madukisma dan PBK dari Pemda Sleman. Saksi mata terutama pedagang kaki lima di Jalan A Yani, Malioboro menyebutkan bahwa api menyala dari arah belakang, tepatnya dari toko Jaya Dewi, setelah itu merembet besar dan melahap kedua toko tersebut. Kerugian Mirota Batik ditaksir mencapai 10 Milyar rupiah. Sekarang Mirota Batik sudah berdiri lagi, lebih besar dan lengkap.

Bapak Hamzah, setelah kejadian kebakaran tersebut, terobsesi membangun tempat wisata belanja kerajinan dan batik yang lebih representatif. Selain bisa menampung lebih banyak barang kerajinan, juga menawarkan berbagai fasilitas yang nyaman bagi pengunjung. Setahun kemudian, obsesi itu terwujud, dengan luas bangunan menjadi sekitar 802.000 m2, terdiri dari empat lantai. Awalnya Bpk Hamzah bermaksud membangun dengan arsitektur menyerupai Candi Borobudur. Tapi tetap ada ketentuan.

Source mirotabatik.wordpress.com mirotabatik.wordpress.com/about-mirota-batik
Comments
Loading...