Sentra Batik Desa Jono

0 235

Sentra Batik Desa Jono

Potensi yang ada di Kabupaten Bojonegoro belum diberdayakan secara optimal, khususnya pada potensi sumber daya manusianya. Pengakuan UNESCO terhadap batik yang sejalan dengan potensi sumber daya manusia Bojonegoro membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bojonegoro (DISPERINDAG) melakukan pemberdayaan dalam pengembangan kerajinan batik yang memiliki motif khas Bojonegoro.

Para pengrajin Batik Bojonegoro memberikan nama Batik Jonegoroan bisa saja berhubungan dengan kebudayaan lokal atau potensi alam Bojonegoro. 4 Kebudayaan lokal dan potensi alam Bojonegoro yang beragam membuat Batik Jonegoroan memiliki motif yang beragam pula.

Hasil gambar untuk Sentra Batik Desa Jono

Keberagaman pada motif membuat banyaknya produksi Batik Jonegoroan yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Batik yang tersebar di beberapa kecamatan termasuk batik baru. Batik Jonegoroan yang termasuk baru tersebut mengalami perkembangan yang pesat, bahkan dijadikan sebagai identitas batik Kabupaten Bojonegoro. Batik Jonegoroan tidak membutuhkan waktu lama untuk menjadi identitas daerah, tetapi beberapa daerah lain menjadikan batik sebagai identitas daerahnya dengan pertimbangan batik yang telah ada secara turun temurun dan dalam waktu yang lama. Keberadaan Batik Jonegoroan yang baru tersebut juga memiliki sentra di beberapa desa, salah satunya Desa Jono.

Desa Jono sendiri berada di Kecamatan Temayang yang berbatasan dengan Kabupaten Nganjuk memiliki beberapa sentra batik Jonegoroan. Sentra batik di desa ini sering dijadikan sebagai tempat pelatihan dan belajar membatik dari beberapa sekolah di Bojonegoro. Sentra Batik Desa Jono tidak hanya dijadikan tempat latihan bagi masyarakat Bojonegoro, bahkan beberapa daerah lain juga sering melakukan pelatihan dan kunjungan atau studi banding di sentra batik tersebut.

Source Sentra Batik Desa Jono Batik
Comments
Loading...