Seniman Bantul Ciptakan Motif Batik Dwi Windu dan Paseban

0 253

Seniman Bantul Ciptakan Motif Batik Dwi Windu dan Paseban

Seorang seniman batik yang berasal dari Jonggrangan, Padukuhan Babadan, Desa Bantul, Kecamatan Bantul, Kuswandi, telah menciptakan dua buah Motif Batik asli Bantul dengan nama Motif Dwi Windu dan Paseban. Dua nama itu sengaja diambil dari dua tempat ikon yang mempunyai nilai sejarah di Kabupaten Bantul. Motif Batik Dwi Windu menggambarkan Masjid Agung dan Padasan Raksasa yang berada di komplek Dwi Windu. Dalam motif ini juga terdapat dua sayap dengan delapan bulu di setiap sisinya menggambarkan dwi bermakna dua dan windu yang berarti delapan tahun. Sedangkan bingkai motif ini merupakan pakem Batik Yogyakarta yakni Satrio Wibowo. Motif ini mempunyai nilai filosofi bahwa rakyat bantul memilki jiwa yang agamis dan dibingkai dengan sifat yang satria dan berwibawa, sedangkan sayapnya menjabarkan generasi muda bantul siap mengepakkan sayapnya.

Untuk Motif Batik Paseban, motif ini berupa gambar Kantor Bupati yang berada di komplek Paseban. Motif ini dibingkai dengan Motif Satrio Wibowo, menggambarkan tokoh yang menduduki tampuk pimpinan di Kabuaten Bantul mempunyai jiwa yang satria dan berwibawa. Motif Batik Dwi Windu dan Paseban ini dapat diproduksi secara massal dan digunakan untuk masyarakat Bantul baik jajaran pegawai negeri sipil (PNS) di pemerintahan maupun masyarakat umum. Saat ini pembuatan kedua Motif Batik Bantul tersebut sudah memasuki tahap pembuatan cap batik.

Untuk dapat mengembangkan produk batik tersebut, ia sudah melakukan beberapa pelatihan kepada ibu-ibu PKK dan kalangan generasi muda di Desa Bantul. Rencananya, pada tanggal 28 Oktober 2017 yang akan datang, kedua motif batik ini akan resmi diluncurkan di pasar. Bahkan, untuk menguatkan produk Batik khas Bantul ini, ia sudah mendaftarkan hak paten motif batik itu ke Dirjen HaKI (Direktorat Jenderal Hak Kekayakan Intelektual).

Source Seniman Bantul Ciptakan Motif Batik Dwi Windu dan Paseban Batik
Comments
Loading...