Seni Istalasi Kemarahan Drupadi Lewat Batik, Bunga, dan Cabai

0 40

Seniman Nita Azhar menjadi salah satu perupa yang mendapatkan kesempatan untuk memperlihatkan karya instalasinya di Galeri Nasional. Dengan tema Kontraksi Pasca Tradisionalisme, Nita menampilkan kemarahan Drupadi. Instalasi yang didominasi warna merah tua dengan sentuhan bunga mawar dan melati yang segar, menceritakan kemarahan Drupadi yang dijadikan tumbal untuk judi oleh satu dari lima suaminya.

“Saya menggunakan kain batik motif kawung lidah api, yang mengartikan sumpah wanita yang sedang marah,” tutur Nita Azhar di Galeri Nasional, Selasa, 23 April 2019. Selain batik, Nita menggunakan tanah liat untuk membangun manekin Drupadi. Dia memakai akar pohon kopi yang melambangkan kehidupan berasal dari akar. Untaian cabai merah juga diterapkan sebagai lambang kemarahan.

Pada instalasi yang diberi nama Sinjang Drupadi ini, Nita Azhar memberikan sentuhan bunga mawar dan melati segar. Semerbah harum menyebar di ruangan instalasi ini. Menurut dia, bunga tersebut akan dibiarkan layu dan mati, sebagai kiasan kehidupan segala makhluk yang berujung pada kematian.

Sinjang Drupadi juga didukung lantunan tembang Jawa. Nita Azhar menjelaskan, alunan nada itu dinyanyikan oleh sinden dari Institut Seni Indonesia. Lantunan sebagai cermin doa Drupadi yang tersakiti. Menurut Nita, karyanya ini merupakan bentuk protes atas tradisi yang mulai ditinggalkan oleh masyarakat, akibat gerusan modernisasi. “Saya melihat fenomena ini lebih kepada kehidupan sehari-hari,” kata dia.

Nita Azhar bersama 54 seniman lainnya, memanerkan karya mereka di pameran seni rupa nusantara di Galeri Nasional. Pameran ini, berlangsung mulai hari ini, Rabu sampai Minggu, 24 April – 12 Mei 2019. Instalasi Nita berkesinambungan dengan karya seniman lainnya, karyanya berada di gedung A Galeri Nasional.

Source https://seleb.tempo.co https://seleb.tempo.co/read/1198665/seni-istalasi-kemarahan-drupadi-lewat-batik-bunga-dan-cabai/full&view=ok
Comments
Loading...