Sejarah Motif Batik Pekalongan

0 16

Sejarah Motif Batik Pekalongan

Batik Pekalongan sesuai dengan namanya, merupakan salah satu jenis batik yang dibuat oleh masyarakat Pekalongan. Para Perajin batik Pekalongan mayoritas tinggal di wilayah pesisir utara pulau Jawa. Hal tersebut membuat batik pekalongan juga biasa disebut dengan batik pesisir.

Sejarah batik Pekalongan mencatat bahwa terdapat faktor pengaruh kebudayaan dari masyarakat sekitar yang selalu berubah-ubah dan saling meniru pada awalnya sehingga menimbulkan kreativitas para perajin batik pekalongan untuk selalu membuat motif batik pekalongan baru, hal ini menurut hemat saya merupakan perkembangan dari batik sudagaran itu sendiri yang cenderung bebas dalam motifnya namun tetap mengacu pada pakem membatik. Batik pekalongan menjadi lebih berkembang setelah pengusaha batik belanda bernama Eliza Van Zuylen membangun workshop di wilayah tersebut. Berdasarkan arahan pengusaha tersebut maka motif batik pekalongan yang baru juga berhasil diciptakan oleh para perajin batik pekalongan yang khusus membuat motif batik pekalongan terbaru untuk dijual kepada pengusaha batik tersebut. Eliza Van Zuylen juga merupakan salah satu orang yang memiliki peran besar atas kemunculan motif-motif baru dari batik Pekalongan. Melalui tangan pengusaha ini batik pekalongan mampu menembus pangsa pasar eropa dimana para pembeli batik van zuylen rata-rata para bangsawan eropa, juga mengunggah kepopuleran van zuylen sendiri di eropa dalam rentang waktu antara tahun 1923 hingga akhir tahun 1946. Pengusaha ini sangat terkenal dengan produk batiknya unggul akan kehalusan kain dengan motif batik tumbuh-tumbuhan hingga sampai dengan saat ini lebih dikenal sebagai ciri khas motif batik Pekalongan, di samping motif jlamprang. Batik Pekalongan memiliki keunggulan tersendiri jika dibandingkan dengan produk kain batik daerah lain yaitu dari segi pewarnaan yang cenderung lebih cerah dan atraktif.

Source https://batik-tulis.com https://batik-tulis.com/blog/batik-pekalongan/
Comments
Loading...