Sejarah Motif Batik Lampung

0 1.462

Sejarah Motif Batik Lampung

Kota Lampung juga memiliki batik yang muncul karena gagasan salah satu penduduk Jawa yang lama menetap di wilayah lampung yaitu Gatot Kartiko dengan ide kreatif mengembangkan corak atau motif batik dari kain tenun tradisional lampung yaitu kain tapis dan siger. Batik Lampung berkembang cukup pesat ketika mulai dikenakan oleh Mantan Gubernur Lampung Bapak Sjachroedin Z.P. Makna dan filosofi batik Lampung tidak seperti pada batik Jawa pada umumnya, lebih kepada kekayaan motif batik yang menunjukkan identitas Kota Lampung. Jika ditinjau dari sudut sejarah batik Lampung, tidak menunjukkan fakta sejarah yang mengurucut pada suatu budaya membatik pada masa lampau, sehingga batik Lampung ada karena dikembangkan atas dasar bisnis yang menonjolkan ciri khas daerah dari Kota Lampung itu sendiri seperti halnya pada batik Jember yang dibuat karena faktor bisnis yang dipadu dengan ciri khas kota tersebut.

Batik Lampung makin populer saat dikenakan oleh Mantan Presiden RI yang sangat mencintai batik Indonesia yaitu Bapak Susilo Bambang Yudhoyono ketika menghadiri acara HIMPI di Lampung. Ragam batik Lampung ditinjau dari proses pembuatannya, terdapat 3 jenis batik yaitu batik tulis, batik cap, dan batik tulis dengan motif full Lampung. Harga dari selembar kain batik lampung ini hampir sama dengan harga batik pada umumnya mulai dari kisaran 75 ribu rupiah sampai dengan satu juta-an, tergantung dari jenis bahan kain batik itu sendiri.

Gambar terkait

Tahun 2012 merupakan tahunnya batik Lampung dimana para menteri waktu itu mengenakan batik Lampung dalam kegiatan bekerjanya hingga memberikan efek yang domino terhadap batik Lampung. Masyarakat internasional mulai mengenal dan tertarik untuk ikut mengenakan motif batik Lampung sebagai tambahan referensi fesyen mereka, terutama para fashionista dan pria maskulin. Sayangnya para desainer indonesia belum banyak yang menggunakan motif Lampung ini dalam padu padan busana rancangan mereka, mungkin karena faktor makna filosofi dari kain batik itu sendiri.

Referensi lain sejarah motif batik Lampung menyebutkan bahwa Lampung sudah mengenal seni kain mulai abad ke 18, terbukti dengan adanya kain tapis (kain tenun ikat), sebage, bidak, teppal, cindai, selekap, nampan, dan peleppai (kain bermotif kapal). Perkembangan motif batik lampung dimulai pada sekitar tahun 1970 oleh seorang budayawan Lampung yaitu Andrean Sangaji yang bisa dikatakan ikut mem-populerkan motif batik perahu dan motif batik pohon hayat atau pohon kehidupan yang sangat dipengaruhi oleh budaya hindu-budha lampau. Motif batik Lampung yang berkembang saat ini merupakan motif batik Lampung modifikasi atau kreasi untuk menambah kekayaan ragam motif batik Lampung agar pecinta batik indonesia mempunyai banyak pilihan seperti motif gamolan, kupu-kupu, siger, dan gajah.

Source Sejarah Motif Batik Lampung Batik
Comments
Loading...