Sejarah Kain Batik Sasirangan

0 23

Sejarah Kain Batik Sasirangan

Batik Sasirangan yang berasal dari Banjarmasin ini memang cukup dikenal orang karena ia memiliki jumputan yang hampir menyerupai batik khas Yogya, namun tentu saja untuk motif batik sasirangan jelas berbeda dengan jenis kain batik yang berasal dari Yogya tersebut. Kain dari batik Sasirangan ini pada umunya digunakan dalam kebutuhan adat seperti halnya dalam acara adat suku banjar. Sementara penggunaan kata Sasirangan itu sendiri diambil dari kata menyirang yang memiliki arti menjelujur. Hal ini dikarenakan dalam pembuatannya, kain tersebut dilakukan dengan cara menjelujur, lalu diikat dengan menggunakan tali rapia. Setelah itu barulah kain tersebut pun dicelupkan. Hingga saat ini pembuatan kain batik sasirangan masih dilakukan dengan menggunakan cara tradisional atau tanpa bantuan mesin.

Berdasarkan sejarah kain sasirangan ini termasuk dalam jenis kain sakral dan berada dalam bentuk warisan pada tahun XII, tepatnya letika Lambung Mangkurat terpilih menjadi patih dari negara Dipa. Selain itu, batik sasirangan juga dikenal sebagai kain yang digunakan untuk “batatamba” atau proses penyembuhan yang digunakan oleh orang sakit. Karena itulah untuk mendapatkan batik yang satu ini, maka harus dipesan terlebih dahulu atau dikenal dengan proses pamintaan. Hingga tidak heran jika dalam pembuatannya kain batik sasirangan baru akan dibuat dengan penyesuaian pada bentuk pemesanan yang dilakukan. Karena itulah kain batik ini pun dikenal sebagai kain batik pamintaan diantara Urang Banjar.

Untuk penggunaan warna dari kain batik sasirangan ini, pada zaman dulu biasanya ia kan disesuaikan dengan tujuan atas pembuatannya. Misalkan apabila kain tersebut digunakan sebagai pelengkap untuk terapi pengobatan dari jenis penyakit tertentu, maka ia pun akan mengikuti warna yang disesuaakan dengan bentuk pengobatan tersebut

Source http://ariswahyum.web.ugm.ac.id http://ariswahyum.web.ugm.ac.id/batik-sasirangan#more-31
Comments
Loading...