Sejarah Batik Tulis Desa Paseseh

0 170

Sejarah Batik Tulis Desa Paseseh

Batik Tulis Madura sudah tersebar di beberapa kabupaten dan kali ini yang di fokuskan pada kerajinan batik tulis yang telah berkembang di Kabupaten Bangkalan yakni yang berada di ujung barat Pulau Madura. Adapun tempat kerajinan ini tepatnya di Kecamatan Tanjung Bumi yang terletak disebelah utara daerah pesisir perbatasan antara kabupaten Bangkalan dengan kabupaten Sampang, untuk lebih jelasnya lokasi ini terletak ± 45 km dari kota Bangkalan. Sedangkan kerajinan batik tulis disentra Tanjung Bumi ini tersebar di 3 desa yaitu : Desa Paseseh, Desa Tanjung Bumi dan Desa Telaga Biru. Namun, diantara 3 desa ini yang paling baik dan halus motifnya adalah Batik Tulis di Desa Paseseh.

Menurut cerita dari sesepuh yang ada di Desa Paseseh, perkembangan kerajinan batik tulis di Desa Paseseh ini sudah ada sejak 200 tahun yang lalu. Akibat hubungan dagang antar pulau dari kebudayaan daerah pesisir Pekalongan, batik di Desa Paseseh mulai dikenal masyarakat. Sejak tahun 1976 kerajinan batik tulis di desa Paseseh, kecamatan Tanjung Bumi ditangani oleh pemerintah melalui proyek BIPIK Departemen Perindustrian dengan tenaga penyuluh lapangan hingga saat ini.

Pada tahun 1977 yang lalu, pemerintah melalui tenaga penyuluh lapangan yang ditugaskan disentra batik ini mengadakan penyuluhan melalui pelaksanaan kursus guna untuk meningkatkan keterampilan maka penggunaan zat pewarna kimia dengan bahan-bahan naptol dan garam diasonium secara celupan merata. Sistem pencelupan dengan bahan kimia ini sudah digunakan secara merata oleh pengrajin sekitar tahun 1979. Walaupun demikian, pihak perindustrian tetap mempertahankan atau melestarikan kain batik yang bersoga alam, karena hal ini merupakan suatu keterampilan tersendiri yang pernah ada dipengrajin batik desa Paseseh yang masih menggunakan sistem soga alam sekitar 60% sampai dengan 70%.

Source https://kknpaseseh.wordpress.com/ https://kknpaseseh.wordpress.com/2015/01/27/sejarah-batik-tulis-desa-paseseh/
Comments
Loading...