Sejarah Batik Tuban

0 829

Sejarah Batik Tuban

Batik tulis tradisional yang berasal dari Tuban merupakan suatu karya budaya yang keberadaannya saat ini masih banyak diburu oleh masyarakat sebab mengandung unsur-unsur estetik yang ditampilkan dalam nuansa cukup tinggi, juga terselip nilai budaya dalam karya ini terlihat sangat jelas, sehingga batik tulis tradisional Tuban merupakan suatu produk yang memiliki kekhasan tersendiri.

Semakin menipisnya anggota masyarakat dalam menekuni profesi ini karena kurang komersil, maka potensi dan keberadaan produk-produk tradisonal batik motif Tuban jarang dikembangkan secara ekonomis sehingga perlu dilestarikan. Tuban mempunyai satu corak kebudayaan yang unik, dalam sejarah wilayah ini telah masuk 3 tata nilai kebudayaan yang berpengaruh besar terhadap beragam karya seni yang dihasilkan oleh warga setempat dan sampai sekarang budaya mereka masih tetap eksis dan sama-sama berkembang dengan budaya dari luar pulau. Ketiga kebudayaan tersebut di atas adalah :

  • Jawa dalam kekuasaan jaman Majapahit (sekitar abad XII – XIV).
  • Islam, karena di wilayah ini, hidup seorang ulama besar bernama Sunan Bonang (sekitar tahun 1465 – 1525 M).
  • Tiongkok (Cina), karena di Tuban lah beberapa laskar tentara Kubalai Khan melarikan diri dari kekalahannya pada saat menyerang pulau Jawa di awal abad XII, sampai saat ini masyarakat keturunan di sini suka bermukim di Tuban.

Proses interaksi ketiga kebudayaan di atas berlangsung sekian lamanya hingga sekarang dan sangat mempengaruhi pola kehidupan masyarakat Tuban dalam berkarya. Motif  batik Tulis tradisional Tuban, jika lebih hati-hati dicermati, terlihat jelas motif-motif yang dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya Jawa, Islam, dan Tiongkok. Ada gambar burung Hong dari pengaruh budaya Tiongkok. Sedangkan motif bunga terlukis motif-motif tradisional yang sejak lama dibuat di hampir seluruh wilayah pulau Jawa. Sedangkan pengaruh Islam pada motif batik tulis Tuban terlihat pada motif dengan lambang religius seperti hewan kijing dalam posisi miring.

Zaman dahulu, batik tulis hanya digunakan untuk upacara-upacara tradisional masyarakat Tuban seperti sedekah bumi, pernikahan, atau pemakaman. Pada perkembangan jaman hingga sekarang ini, penggunaan batik tulis Tuban tidak hanya untuk upacara-upacara adat saja, namun telah meluas pada penggunaan lainnya seperti taplak meja, sarung bantal, dekorasi ruang, hiasan dinding, model baju modis untuk pria dan wanita. Beberapa nilai menonjol tersebut di atas, jelaslah bahwa batik tulis tradisional Tuban memiliki ciri khas yang unik dan wajib dilestarikan keberadaannya apalagi potensi pengembangannya sangat prospektif.

Source Sejarah Batik Tuban Sejarah
Comments
Loading...