Sejarah Batik Sukabumi

0 635

Sejarah dalam Batik Sukabumi

Saat menciptakan motif batik khas Kota Sukabumi, para seniman batik di daerah Sukabumi banyak melakukan riset dan juga mencari cerita sejarah yang dapat mereka pakai untuk membuat motif batik khas dalam budaya batik kota ini. Salah satu benda yang dibuat menjadi motif batik karena cerita sejarahnya adalah dua buah kendi yang berada di depan masjid agung. Kendi yang berada di depan masjid Agung Sukabumi tersebut memiliki kaitan sejarah dengan cerita pahlawan Bojong Kokosan, dimana pada saat ini para pejuang pergi ke medan perang untuk mempertahankan wilayah mereka dari penjajah Belanda. Pada masa tersebut sebelum berangkat ke medan perang, para pejuang lebih dahulu dimandikan dengan air yang berasal dari kedua kendi tersebut. Setelah itu para pejuang kemudian diciprat dengan menggunakan bunga wijaya kusuma.

Cerita sejarah ini yang kemudian mendasari diciptakannya motif batik yang menggunakan unsur kendi, unsur bunga dan juga air dalam satu motif batik khas wilayah Sukabumi. Kendi yang dijadikan motif batik ini merupakan kendi yang berada di depan masjid Agung Sukabumi dan juga bunga yang dipakai adalah bunga wijaya kusumah yang merupakan sebuah lambang dari sesuatu yang mekar, wangi dan juga menjadi penerang dalam kegelapan. Unsur lain dalam motif batik tersebut adalah air yang merupakan benda yang sangat erat dengan kehidupan manusia dan juga wilayah Sukabumi yang daerahnya memiliki banyak air dan juga persawahan serta berbagai aliran sungai yang jernih.

Pusat untuk mengembangkan budidaya ikan air tawar dapat kita jumpai berada di kota ini. Selain itu jika kita perhatikan kota ini memang sangat bangga dengan airnya sehingga terdapat jalan di daerah Sukabumi yang bernama Ciwangi atau jika diterjemahkan memiliki makna air harum. Bentuk lain yang dibentuk berdasarkan cerita rakyat atau legenda masyarakat kota Sukabumi ini adalah Manuk Julang. Motif batik manuk Julang ini juga dibuat menjadi motif baju batik khas dari kota ini. Manuk Julang merupakan burung enggang jika menggunakan bahasa Indonesia. Burung ini dikenal sebagai makhluk yang memiliki semangat kerja yang tinggi dan dia akan terus mencari makan dan juga air dan tidak akan berhenti sebelum mendapatkannya.

Source Sejarah Batik Sukabumi Batik
Comments
Loading...