Sejarah Batik Salem

0 334

Batik Brebesan sekarang bersaing merebut pasar nasional maupun internasional banyak dipengaruhi oleh daerah lain. Balai Besar Kerajinan Batik Jogjakarta mencatat berbagai peperangan yang terjadi pada abad ke 17,18 dan 19, merupakan faktor penyebaran batik ke berbagai daerah. Perang saudara kerajaan Mataram pada tahun 1680 antara Pangeran Puger dan Amangkurat III dan VOC telah memunculkan batik Banyumasan. Tidak hanya itu, Keberadaan Raja Amangkurat I tahun 1646-1677 dari Keraton Kasunanan Surakarta juga telah memengaruhi keberadaan batik Tegalan.

Batik Brebesan muncul sekitar abad ke 19, tepatnya pada tahun 1917 masehi. Menurut sumber yang didapat, keberadaan batik Brebesan atau batik Salem berawal dari kedatangan putri pejabat Pekalongan yang datang ke Salem, Brebes. Saat itu, sang putri jatuh cinta kepada pemuda Salem yang akhirnya menikah dan menetap di Desa Bentar. Meski demikian untuk terus memiliki nilai tambah dan juga memiliki nilai lebih dibanding dengan batik dari wilayah lain, para seniman baju batik di daerah ini perlu untuk terus melakukan pengembangan dalam berbagai hal dalam batik, baik itu dalam hal motif maupun dalam hal kualitas.

Selama ini masyarakat masih berkutat dengan batik yang berasal dari Pekalongan, maka seni batik di kabupaten Brebes ini sangat layak untuk di lirik. Kabupaten Brebes ini memiliki potensi yang sangat besar untuk memiliki sebuah sentra batik. Saat ini pusat pembuatan batik di Kabupaten Brebes telah kita jumpai di daerah Salem. Dari daerah tersebut terdapat dua desa yang aktif dengan seni batik yang membuat daerah ini sangat terkenal dengan kerajinan batik mereka yang unik.

Source Sejarah Batik Salem Sejarah Batik
Comments
Loading...