Sejarah Batik Lumajang

0 543
Sejarah Batik Lumajang dikenal dengan sebutan “Kota Pisang” karena daerah ini merupakan daerah agrobis yang surplus, maka tidak heran kalau daerah ini penghasil buah pisang yang sangat berlimpah. Potensi hortikultura Lumajang tidak hanya memenuhi pasar Jawa Timur saja, tetapi sudah memenuhi target pasar nasional dan bahkan regional di negara-negara ASEAN. Perdagangan serta industri yang mengikuti trend masyarakat juga semakin mengikat. Baru-baru ini trend positif perdagangan batik tulis Lumajang terus meningkat. Asal mula adanya sentra pembuatan batik ini bermula dari bapak Munir, seorang guru di kecamatan Kunir, Lumajang. Pengalaman membatik yang dimiliki sejak beliau di daerah asalnya Sidoarjo dikenalkan ditempatnya yang baru di dusun Bentengrejo, desa Kunir Kidul, setelah pindah pada tahun 1992. Munir kemudian membentuk kelompok batik yang diberi nama “Makarti Jaya”.
Tahun 1992 sampai 2007 motif masih didominasi corak Sidoarjo, seperti Rawanan, Bayeman, Uker, Satrian dan juga beberapa corak pengaruh Jogja. Seiring perjalanan waktu, dengan adanya masukan dari pemerintah Kabupaten, adanya pelatihan dan event pameran, Munir dan beberapa pengrajin memasukkan corak dan motif yang dianggap mewakili batik khas Lumajang. Corak yang menonjol adalah warna turquoise (sejenis biru bersinar), sementara motif diambil pisang, burung punglor, gelombang dan sulur-suluran. Tahun 2012 ini di Lumajang sendiri telah muncul 10 pengrajin batik tulis.
Pemerintah Kota Lumajang saat ini turut mengembangkan dan menyempurnakan motif, setiap ada momen ditampilkan agar masyarakat ikut menilai. Perkembangan batik di Lumajang sampai tahun 2014 terus menujukkan peningkatan yang signifikan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah ini menjadi lebih baik, hal ini di tunjukkan adanya peningkatan permintaan pasar batik Lumajang dan bertambahnya jumlah pengrajin batik yang ada di Kabupaten Lumajang. Pemerintah Lumajang terus memberikan Program disetiap wilayah kecamatan menjadi “kampung Batik” yaitu tempat berkumpulnya orang-orang yang mempunyai keahlian untuk mengerjakan batik. Jika dalam perkembanganya usaha batik tersebut mampumeningkatkan dan menjadikan sumber pendapatan bagi masyarakat di wilayah tersebut maka akan muncul beberapa pengusaha batik.
Source Sejarah Batik Lumajang Batik
Comments
Loading...