Sejarah Batik Jawa Barat

0 433

Sejarah Batik Jawa Barat

Sejarah tentang kesenian batik yang mulai meluas khususnya di suku Jawa setelah akhir abad ke XVIII. Teknik pembatikan yang dipakai semuanya menggunakan teknik batik tulis sampai pada awal abad ke XIX dimana setelah perang dunia pertama usai seorang keturunan Cina bernama Kwee Seng dari daerah Banyumas mulai memperkenalkan teknik batik cap. Menurut beberapa catatan sejarah belum dapat diketahui kapan pastinya batik mulai berkembang di Jawa Barat. Namun cerita masyarakat yang beredar menyatakan kebiasaan membatik ini dibawa oleh penduduk Jawa Tengah pada zaman kerajaan Mataram ketika mengungsi menuju Batavia (Jakarta) pada saat kepemimpinan pangeran Diponegoro.

Para pengungsi yang kebanyakan adalah orang Banyumas memberikan pengaruh kepada batik Tasik, Ciamis, Garut, dan Indramayu. Meskipun begitu, beberapa cerita juga mengatakan bahwa batik di Jawa Barat sudah ada sejak lama. Misalnya di Indramayu diperkirakan batik mulai berkembang dengan pesat pada tahun 1527 – 1650 pada masa kerajaan Islam Demak. Pada masa itu para pengrajin batik di daerah Lasem berpindah ke daerah Indramayu.

Sementara di daerah Tasikmalaya seni membatik diperkirakan sudah ada sejak zaman kerajaan Tarumaneraga. Salah satu daerah yang masih aktif dalam kesenian membatik adalah desa Wurug/Urug. Daerah Ciamis pembatikan diperkirakan sudah dikejal sejak abad 19. Namun batik tidak hanya ada di daerah-daerah Tasik, Ciamis, Indramayu, dan Garut. Seiring berkembangnya zaman dan teknologi, hampir setiap daerah di Jawa Barat mulai memberikan warna pada penyebaran batik dengan membuat ciri khas batiknya sendiri. Beberapa diantaranya yang belakangan ini mulai menonjol adalah Subang, Sukabumi, Banjar, Bekasi, dan Bogor.

Source Sejarah Batik Jawa Barat Batik
Comments
Loading...