Sejarah Batik Gemeksekti Kebumen

0 168

Sejarah Batik Gemeksekti Kebumen

Desa Gemeksekti yang berada di Kecamatan Kebumen terletak 2 KM di Utara Ibukota Kabupaten Kebumen, dengan mata pencaharian warganya sebagian besar sebagai perajin batik. Uniknya di Desa Gemeksekti pengrajin batik belajar secara autodidak dan sebiagian dari pengrajin berpenghasilan di bawah Rp. 20.000 dalam satu hari.

Perkembangan batik yang ada di Kebumen berpusat di Desa Watubarut dan Desa Tanuraksan yang sekarang kedua desa tersebut bergabung dengan nama Desa Gemeksekti dibawa oleh pengikut-pengikut Pangeran Diponegero setelah selesainya peperangan tahun 1830, dimana perkembangan pembatikan didaerah-daerah luar selain dari Yogyakarta dan Solo ini erat hubungannya dengan perkembangan sejarah kerajaan Yogya dan Solo itu sendiri.

Kegiatan membatik di  Desa Gemeksekti ini dikenal sekitar awal abad ke-XIX yang salah satunya dibawa oleh pendatang-pendatang dari Yogya dalam rangka dakwah Islam antara lain yang dikenal ialah : Penghulu Nusjaf. Beliau inilah yang mengembangkan batik di Kebumen dan tempat pertama menetap ialah di sebelah Timur Kali Lukolo (wilayah Desa Watubarut dan Desa Tanuraksan) dan juga ada peninggalan masjid atas usaha beliau. Proses batik pertama di Desa Gemeksekti ini dinamakan teng-abang atau blambangan dan selanjutnya proses terakhir dikerjakan di Banyumas/Solo, proses pembatikan teng-abang atau blambangan ini berpusat di dusun tanuraksan dimana para pekerjanya banyak berasal wilayah/dusun sekitar, termasuk dari Desa Jemur Kecamatan Pejagoan, Desa Seliling Kecamatan Alian dan lain-lain, dimana dalam perkembangannya para pekerja inilah yang menyebarkan Batik Kebumen keluar dari Desa  Gemeksekti.

Source http://blog-tegar.blogspot.co.id/ http://blog-tegar.blogspot.co.id/2014/02/kerajinan-seni-di-gemeksekti.html
Comments
Loading...