Sejarah Batik Ciamis

0 55

Sejarah Batik Ciamis

Kota Ciamis terletak berdekatan dengan Kota Tasikmalaya, di daerah Jawa Barat. Sebagai pewaris Kerajaan Galuh, Kota Ciamis mendapat julukan Kota Manis. Kota Ciamis menjadi kota yang melanjutkan kharisma Kejayaan Galuh yang dikenal aman, damai, subur, dan Agamis. Tidak banyak yang tahu jika kota ini dulunya memiliki industri batik yang maju pesat. Ciamis memiliki tradisi turun-temurun dalam sejarah kerajinan batik. Ada yang menyebutnya sudah ada sejak Kerajaan Galuh berjaya, sejak beberapa abad silam. Kota ini memiliki corak batik yang khas yang berbeda dengan daerah lainnya.

Sumber lain menyebutkan, batik mulai dikenal di daerah Ciamis pasca perang Diponegoro pada abad ke- 19. Pada saat itu, banyak pengikut Pangeran Diponegoro yang meninggalkan Yogyakarta dan menuju ke barat, Ciamis merupakan salah satu kota yang dituju. Di Ciamis, para pendatang tersebut mulai menetap dan mereka yang ahli batik pun mulai menggiatkan lagi pembatikan sebagai pekerjaan sehari-hari. Sehingga banyak motif yang dihasilkan merupakan campuran dari daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta

Awal abad ke-20 pembatikan di Ciamis berkembang sedikit demi sedikit, dari kebutuhan sendiri menjadi produksi pasaran. Masa keemasan batik Ciamis berlangsung pada era tahun 1960-an hingga awal 1980-an. Batik Ciamis mampu bersaing diantara dominasi tradisi Batik Solo, Yogyakarta, maupun Pekalongan. Namun, sejak tahun 80-an keberadaan Batik Ciamis mengalami kemunduran karena berbagai dampak perubahan ekonomi yang tidak menguntungkan para pengrajin batik di Ciamis.

Terlebih setelah terjadi letusan Gunung Galunggung pada tahun 1982 yang menyebabkan matahari nyaris tak terlihat selama setahun lantaran debu vulkanik yang tak hentinya menyembur. Para perajin tak bisa menjemur hasil batik produksinya karena tidak adanya cahaya matahari. Puncaknya terjadi saat krisis moneter pada tahun 1997 yang menghentikan hampir seluruh kegiatan membatik di Ciamis.

Pada awalnya Batik Ciamis hanya memiliki dua warna saja, yaitu warna coklat soga dan hitam dengan dasar putih. Hal tersebut karena awalnya Batik Ciamis banyak terpengaruh dengan Batik Pedalaman. Bahan-bahan yang dipakai untuk kainnya hasil tenunan sendiri dan bahan pewarnanya pewarnanya dibuat dari pohon seperti mengkudu, pohon tom, dan sebagainya. Namun seiring perkembangan, Batik Ciamis tampil dengan aneka warna karena pengaruh Batik Pesisiran.

Source https://fitinline.com/ https://fitinline.com/article/read/batik-ciamis
Comments
Loading...