Sejarah Batik Cap Dari Riau

0 63

Sejarah Batik Cap Dari Riau

Menurut sejarah, Batik Riau sudah ada dari zaman Kerajaan Daek Lingga dan Kerajaan Siak. Pada saat itu dikenal suatu kerajinan di kalangan bangsawan istana dalam bentuk kerajinan batik cap. Cap terbuat dari perunggu yang berisi motif-motif khas Riau. Masing-masing cap memiliki motif yang etnik dan berbeda. Prosesnya juga unik, untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dari batik cap ini terlebih dahulu bahan cap diremdam atau ditempelkan pada bahan pewarna. Kemudian dicapkan pada bahan yang telah disediakan, sehingga motif yang ada pada cap akan pindah pada kainnya. Batik cap ini tidak menggunakan malam sebagai perintang warnanya, batik ini hanya permainan cap dan warna.

Biasanya warna yang digunakan adalah warna kuning dan perak. Bahan yang digunakan adalah kain sutera atau bisa pula kain halus lainnya yang biasanya bewarna hitam gelap. Motifnya tidak jauh berbeda dengan kerajinan Tekat (jenis tekstil yang dihasilkan dengan cara menyulam benang emas ke atas kain dasar jenis baldu). Beberapa waktu kemudian, batik cap ini berubah menjadi Telepuk. Telepuk dibuat dari bahan kayu lembut yang diukir sesuai motif. Untuk hal-hal tertentu, bahan cap bisa dibuat dari buah ataupun sayuran yang keras, misalnya kentang. Bahan cap dari buah ini biasanya hanya untuk sekali pakai saja atau tidak permanen sifatnya, motifnya sebatas ukuran bahan yang digunakan. Sejalan dengan berakhirnya masa pemerintahan raja-raja, maka berakhir pula keberadaan batik cap sampai beberapa masa kemudian.

Source https://stylebatiknusantara.wordpress.com/ https://stylebatiknusantara.wordpress.com/2014/10/07/batik-riau-keagungan-batik-tabir/
Comments
Loading...