Sejarah Batik Banten

0 821

Sejarah Batik Banten

Masyarakat Banten sudah memiliki tradisi membatik mulai abad ke-17, yang pada masa tersebut biasa disebut dengan istilah selimut batik atau simbut. Ketika masa kejayaan kerajaan Banten mulai berakhir, maka tradisi membatik mulai luntur dan mulai dikembangkan lagi pada tahun 2002 melalui penelitian oleh para arkeolog untuk menciptakan ragam motif batik yang menunjukkan identitas banten hingga ditemukan lebih dari 75 motif batik dan 12 diantaranya sudah dipatenkan.

Berawal dari keterlibatan dalam berbagai kajian pemanfaatan ragam hias khas daerah pada rancang bangun gedung-gedung pemerintah dan pemerhati lingkungan pada penataan kota budaya Banten yang telah berjaya dimasa lalu.

Ditengah masanya pengkajian benda-benda sejarah hasil ekskavasi (penggalian) para Arkeolog, menjadikan inspirasi untuk mencapai tujuan pembangunan kota yang berbudaya, dalam rangka mengisi dimensi kekinian guna pra perencanaan pembangunan Anjungan Banten di TMII dan rancang bangun rumah adat khas Banten serta merevitalisasi pada penataan bangunan sejarah di Propinsi Banten.

Dengan rekonstruksi benda purbakala mengantarkan perhatian para tokoh masyarakat, pemerintah daerah, bersama-sama arkeolog, Juni 2002 telah mengadakan pengkajian ragam hias selama enam bulan berhasil menemukenali ragam hias khas Banten menjadi 75 motif berikut dikukuhkan oleh pemerintah propinsi.

Batik Banten sendiri mempunyai corak warna yang cenderung ceria dengan memanfaatkan kombinasi warna-warna pastel yang berkesan lembut. Hal tersebut untuk merepresentasikan karakter orang Banten yang ekspresif dengan hati yang lembut. Warna pastel yang ditimbulkan pada batik sebenarnya karena sudah terjadinya asimilasi dengan budaya china benteng. Sedangkan untuk motif batik baduy sendiri susah untuk mengubah warnanya yang hanya terdiri dari warna biru dan hitam saja.

Source Sejarah Batik Banten Batik Batik Banten
Comments
Loading...