Sejarah Batik Awan Berarak

0 746

Sejarah Batik Awan Berarak

Batik bermotif “Awan Berarak” merupakan kain khas yang berasal dari Kabupaten Pontianak. Kain ini pertama kali di popularkan kepada masyarakat luas pada tahun 2003 lalu, di acara pagelaran Seni Budaya III Kabupaten Pontianak. Terangkatnya pamor kain bermotif awan berarak ini tidak lepas dari peran serta aktif dari Ketua Dekranasda Kabupaten Pontianak.

Kain bermotif Awan Berarak dulunya dikenakan oleh kaum kerabat Keraton Amantubillah Mempawah. Kain bermotif Awan Berarak biasanya selalu di kenakan dalam acara-acara besar kerajaan. Salah seorang kerabat Kerajaan Amantubillah Mempawah yang masih menyimpan kain bermotif Awan Berarak tempo dulu adalah Encik Maryam. Usia perempuan berdarah bangsawan ini kini mencapai lebih dari 100 tahun.

Kain itu berbentuk sarung, dengan Motif Awan yang berarak-arak. Karena sifat awan yang bearada di atas langit dan berarak-arakan, maka oleh pihak Kerajaan Amantubilah Mempwah kain ini khusus di peruntukkan oleh para kerabat pembesar kerajaan. Encik Maryam sendiri memperoleh kain tenun bercorak awan berarak saat dirinya di lamar oleh suaminya, Daeng Abdullah.

Seiring dengan perkembangan zaman, kain bermotif Awan Berarak ini kini telah dipergunakan oleh masyarakat kabupaten Pontianak pada khususnya, dan Kalimantan Barat pada umumnya. Guna lebih mempopularkan kain bermotif Awan Berarak, seluruh pegawai negeri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pontianak kini telah memilih busana berbahan kain awan berarak sebagai salah satu busana kerja.

Pemasyarakatan kain bermotif Awan Berarak ini juga giat dilakukan oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Pontianak saat ini, Ny Hj Erlina Ria Norsan. Di bawah kepemimpinannya, motif kain bercorak Awan Berarak kini telah digunakan sebagai salah satu seragam sekolah, baik di tingkat SD, SMP serta SMA.

Source Sejarah Batik Awan Berarak Batik
Comments
Loading...