Rembang Punya Desa Wisata Kampung Batik

0 354

Rembang Punya Desa Wisata Kampung Batik

Batik Lasem merupakan produk khas dari Kabupaten Rembang yang terus mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. Baik pemerintah, pihak swasta maupun dari kalangan masyarakat Indonesia. Pengembangan sentra-sentra batik dalam bentuk kawasan wisata kampung batik menjadi salah satu upaya untuk mendongkrak pamor Batik pesisir yang memiliki ciri khas warna merah darah ayam ini. Peresmian Desa wisata Kampoeng Batik Lasem di Babagan yang dilaksanakan hari ini, pada hari Kamis 26 Febuari 2015 sebagai langkah pasti untuk pengembangan batik Lasem. Bekerja sama dengan Bank BNI, diharapkan Desa Wisata Kampung Batik Lasem semakin berkembang.

Plt. Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz setelah meresmikan Desa Wisata Batik Lasem mengatakan kampoeng batik tidak bisa berdiri sendiri. Potensi keberadaan rumah berarsitek Cina kuno juga bisa disandingkan untuk memperkuat daya tarik wisatawan. “Kita ingin Kampoeng Batik ini tidak berdiri sendiri, kita akan mengeksploitasi pecinan secara besar-besaran. Kemarin kita sudah mendatangkan konsultan, dan mudah-mudahan bisa segera dimulai.”ujarnya

Terkait target kunjungan wisatawan pasca dilaunching, Plt. Bupati belum mempunyai target pasti. Yang terpenting adalah dari hari ke hari selalu meningkat dari segi produksi maupun pemasarannya. Dan menurut keterangan dari pihak pengusaha, kabarnya saat ini para pengrajin batik sering lembur karena banyak pesanan. Hal itu berarti menandakan bahwa Batik Lasem semakin diminati pasar. Ia berharap semakin banyak dunia perbankan yang ikut peduli dalam mengembangkan Batik Lasem seperti Bank BNI.

Sementara itu,Ketua Dekranasda Kabupaten Rembang, Hj. Umy Jazilah Salim menambahkan Desa Wisata Batik Lasem yang terintegrasi dalam program kepariwisataan adalah cita-cita Dekranasda bersama Pemkab sejak tahun 2011. Banyaknya peninggalan bersejarah yang ada di Lasem menjadi salah satu faktor pendukung yang harus bisa dikelola. Umy Jazillah juga mengungkapkan bersama Dinas Pariwisata telah bekerjasama dengan Biro Tour untuk memasukkan Rembang menjadi tujuan perjalanan wisata. Dengan begitu wisata di Kabupaten Rembang termasuk desa wisata Batik Lasem yang meliputi Babagan, Karasgede, Karaskepoh, Desa Tuyuhan dan Desa Pancur.

Kepala Desa Babagan, Sukari menyebutkan Desa Babagan sudah siap sebagai Desa Wisata Batik Lasem. Di desanya, ada sekitar 16 pengusaha Batik Lasem dan ada 19 home stay ditambah adanya klenteng Gie Yong Bio. CEO BNI Wilayah Semarang, Iwan Abdi mengungkapkan Kampung Batik Lasem Babagan merupakan desa ke enam yang menjadi binaan BNI di wilayah kerjanya. Di lain waktu tidak menutup kemungkinan rekan-rekan di Babagan diajak untuk berkunjung dan belajar ke desa binaan lain, seperti bagaimana Imogiri mengembangkan Sutra.

Saat membawa Batik Lasem keluar negeri dalam forum pertemuan perbankan dunia ternyata mendapat respon yang luar biasa. Mereka menilai Batik Lasem yang dibatik menggunakan tangan manusia adalah barang yang berharga.

Source http://batik.or.id/ http://batik.or.id/rembang-punya-desa-wisata-kampung-batik/
Comments
Loading...