Ratusan Peserta Ikuti Lomba Batik Belitung Timur Fashion Show

0 13

Ratusan Peserta Ikuti Lomba Batik Belitung Timur Fashion Show

Sebanyak 103 orang peserta mengikuti Lomba Batik Belitung Timur Fashion Show (BBTFS) 2018 yang digelar di Rumah Dermaga Kirana (Rumah Keong) Kecamatan Gantung.

Para peserta diwajibkan mengenakan batik Rembuding, De Simpor, dan Mangrove saat berlenggang lenggok di atas catwalk. Batik asal Kabupaten Beltim itu dipadukan dengan berbagai kreasi dari masing-masing peserta.

BBTFS 2018 dibagi menjadi tiga kategori yakni, anak-anak 27 peserta, pelajar 57 peserta, dan umum 19 peserta, dimana yang menjadi Juri dalam festival batik Beltim yaitu Batik sepiak dan batik the mahen.

Kepala seksi kelembagaan Kepariwisataan Peranciscus Aprianto ditemui posbelitung diselah perlombaan menyampaikan kegiatan ini sebenarnya Beltim Fasion carnaval memili dua kegiatan, yakni
BBTFS 2018 dan dan Beltim fashion Carnaval atau dikenal dengan festival warna-warni.

“Tujuan kegiatan ini untuk memperkenalkan prodak ekonomi kreatif kami, yakni Batik Beltim, dimana batik Beltim sendiri ada tiga yakni Batik the simpor, batik Rembuding,dan Mangrove,” ujar Peran kepad posbelitung.

Antusias dari peserta pun sangat banyak, menurut peran semangkin mendekati hari H, peserta semakin bertambah H-1, namun panitia tidak bisa menerima peserta lagi.

Peran mengatakan sengaja memilih tempat wisata Dermaga Kirana dengan adanya festival seperti ini diharapkan bisa lebih mengenalkan Beltim timur.

“Dalam artian disini diharapkan banyak lagi wisatawan-wisatawan yang mengunjungi Beltim, kegiatan ini juga akan menjadi agenda rutin dalam rang peringatan hari jadi kota Manggar,” kata Peranciscus.

Amanda putri Mulyadi (16) Satu diantara peserta pelajar dari SMA N 1 Manggar, yang tampil elegan dengan pakaian batik yang dikenakannya dalam catwalk mengatakan. Ia tampil elegan membawakan tema batik sengkelut, berwana ungu dipadukan hijab berwarna putih,

“Untuk mengerjakan desainnya sekitar 4 hari, Sebelumnya sudah sering mengikuti mengikuti lomba fashion show ditempat lain, Semoga kedepannya lebih meningkat lagi, dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Amanda kepada posbelitung.

Sementara itu peserta lainnya Karisa Muten (13) dari SMP N 1 Kelapa Kampit, merasa senang bisa mengikuti kegiatan festival ini.
Selain bisa mempromosikan batik dari Beltim.

“Ini baru pertama kali tampil, ngewakilin sekolah, semoga kedepannya bisa diadakan lagi, supaya bisa melestarikan Batik Beltim,” ujar Karisa.

Karisa mengaku membutuhkan waktu seminggu untuk mendesain pakaiannya, tampil dengan batik Simpor berwarna merah, tema pakaian gelamor untuk tampil dipesta. Ia mengaku terinspirasi dari keragaman budaya Beltim.

Source http://belitung.tribunnews.com http://belitung.tribunnews.com/2018/10/09/ratusan-peserta-ikuti-lomba-batik-belitung-timur-fashion-show
Comments
Loading...