Ragam Hias Batik Tahun 1990-2000

0 167

Ragam Hias Batik Tahun 1990-2000

Ragam hias batik Laweyan, Surakarta pada mulanya mengikuti ragam hias batik dari kerajaan/kraton. Ragam hias tersebut merupakan ragam hias yang telah baku atau istilah jawanya “dipakemkan”. Ragam hias yang berkembang pada masa itu adalah ragam hias Jahe-jahean dan Klewer.

Ragam hias di Surakarta, yang sebelumnya didominasi warna cerah kini kembali lagi ke ragam hias kraton yang cenderung gelap. Hal tersebut tentu saja kembali pada selera masyarakat yang mulai menyukai motif klasik. Ragam hias jahe-jahean memiliki arti sebagai lambang kekayaan alam yang melimpah terutama hasil pertanian.

Ragam hias jahe-jahean ini memiliki warna dasar hitam, denga bunga-bunga kecil berwarna coklat. Kemudian tampak motif tanaman rimpang, yang mirip dengan tanaman jahe. Hingga ragam hias ini disebut ragam hias jahejahean. Disamping jahe-jahean, berkembang pula ragam hias klewer. Di sini warna dasar juga hitam, dengan motif tanaman rambat, dan sejenis mahkota dengan ada bagian seperti duri yang timbul keluar atau berlebih, istilah jawanya nglewer. Dengan mengenakan motif ini diharapkan pemakainya akan mendapat rezeki yang lebih.

Source http://lib.unnes.ac.id/2380/1/1535.pdf
Comments
Loading...