Ragam Hias Batik Dlorong

0 53

Ragam Hias Batik Dlorong

Batik Rifa’iyah dibuat untuk memenuhi kebutuhan sandang, namun dalam perkembangannya malah bisa membantu peningkatan perekonomian rumah tangga. Membatik oleh komunitas ini merupakan pekerjaan yang dilakoni sejak kecil. Dahulu, membatik dilakukan oleh para wanita ketika ketika mulai beranjak dewasa atau menunggu dilamar. Untuk mempersiapkan hari pernikahan, para wanita dipastikan akan membuat batikan paling bagus dari sekian batikan yang telah dihasilkan. Hasil batikan tersebut akan dikenakan berbarengan dengan mempelai laki-laki. Biasanya Batik Rifa’iyah dibuat dalam bentuk kain panjang, sarung, dan selendang. Kain panjang dan sarung dimaksudkan sebagai pakaian yang berfungsi fisis (penutup aurat).

Ragam Hias Batik Dlorong mempunyai ciri pada susunan tanahan yang memanjang tegak lurus vertikal sejajar, tidak miring (Pakem dahulu). Namun dewasa ini ada Batik Dlorong yang dibuat dengan motif garis-garis miring sejajar.

Motif tanahan pada ragam hias Dlorong ini terbentuk dari dua bentuk geometris memanjang, yang keduanya dibentuk dari rangkaian flora yang disusun memanjang, kedua bentuk tanahan tersebut disusun secara selang-seling bergantian memanjang sejajar.

Terdapat kemiripan antara Ragam hias Liris  dengan ragam hias Dlorong, hanya motif isian tanahannya saja yang sedikit berbeda, dimana pada kedua motif tanahan ragam hias Liris berisi tanahan berupa flora, sedangkan pada tanahan ragam hias Dlorong salah satunya berupa belah ketupat yang disusun sejajar.

Source https://sanggarbatikkalipucangwetan.wordpress.com/ https://sanggarbatikkalipucangwetan.wordpress.com/2013/08/25/ragam-hias-batik-tiga-negeri-rifaiyah-part-3/ http://www.muslimdaily.net/artikel/special-feature/mengenal-batik-rifaiyah-batik-syariah-dari-batang.html
Comments
Loading...