Ragam Hias Batik Bakaran

0 107

Ragam Hias Batik Bakaran

Pada Batik Bakaran, sebagian ragam hias Batik Bakaran yang lama atau klasik menurut mitos yang berkembang di masyarakat dan seperti yang telah dibawa oleh Nyi Danowati dari Majapahit. Sebagian ragam hias Batik Bakaran klasik itu merupakan ciptaan Nyi Danowati setelah menetap di Bakaran. Hampir keseluruhan ragam hias Batik Bakaran tradisi merupakan ekspresi estetis yang khas dari masyarakat Bakaran yang meyakini Nyi Danowati adalah sang danyang yang menyebarkan keahlian batik. Ragam hias merupakan bentuk dasar dalam penciptaan/perwujudan motif, ragam hias ini meliputi segala bentuk alami ciptaan Tuhan (manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, gunung, air, batu, awan, dan lain-lain), demikian pula hasil daya cipta kreasi/khayali manusia dalam menciptakan suatu bentuk (komposisi garis, komposisi bidang, dan berbagai bentuk khayali). Sedangkan yang dimaksud dengan pola adalah hasil susunan/pengorganisasian dari motif tertentu dalam bentuk dan komposisi perubahan yang signifikan pada akhirnya akan membentuk pola hias seni kerajinan tradisional yang banyak tumbuh berkembang di Indonesia.

Ragam hias ini, pada dasarnya merupakan sebuah make up atau dandanan yang diterapkan guna mendapatkan keindahan atau kemolekan yang dipadukan. Ragam hias berperan sebagai media untuk mempercantik atau menganggungkan sesuatu karya yang mempersolek benda pakai secara lahiriah bahkan juga yang mengandung nilai simbolik atau makna tertentu. Ragam hias tidak terlepas dari unsur-unsur yang menjadi pendukung terjadinya bentuk-bentuk visual tersebut yaitu garis, bidang, tekstur bahkan juga masyarakat yang merupakan bagian pokok. Susunan motif geometris, mempunyai pengertian motif yang tersusun atas unsur-unsur bentuk geometris seperti lingkaran, segiempat, segitiga dan sebagainya. Mudah dibagi menjadi bagian-bagian yang disebut satu raport atau rapor. Bagian yang disebut raport ini bila disusun akan menjadi motif yang utuh. Untuk mengenal jenis motif diperlukan cara yaitu pertama, motif geometris yang menggunakan unsurunsur atau kaidah ilmu ukur, misalnya struktur garis, bidang maupun isian. Kedua, motif hias geometris yang digubah secara representasional, tetapi terbingkai dalam bentuk-bentuk geometrikal. Ketiga, motif hias geometris yang disusun dalam satu komposisi terukur seperti pola miring, pola vertikal, horizontal maupun kombinasi dari dua atau lebih.

Pola ceplok adalah motif yang terdiri dari bentuk-bentuk lingkaran, roset, binatang dan variasinya. Gambar motifnya terletak pada bidang-bidang tersebut. Ornamennya terdiri dari bunga dilihat dari depan, buah dipotong melintang, bunga dan daun tersusun roset, binatang tersusun melingkar, dan ornamen lainnya yang berada dalam sebuah lingkaran atau bentuk persegi. Pola ragam hias ceplok pada Batik Bakaran sida rukun, magel ati, padhas gempal, dan kedhele kecer.

Source http://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/79129/jurnal%20bakaran_Soekma.pdf?sequence=1
Comments
Loading...