Proses Pembuatan Batik Jetis

0 469

Proses Pembuatan Batik Jetis

Di Kota Sidoarjo terdapat industri rumahan Batik Tulis Jetis yang beroperasi sejak tahun 1675. Tadinya para pengrajin ini menjalankan usahanya sendiri-sendiri, tapi pada 2008 silam, Pemerintah Sidoarjo meresmikan sentralisasi Batik Jetis yang diberi nama Kampung Batik Jetis. Di sini, bisa beli Batik Jetis langsung dari pengrajinnya.

Batik buatan Kota Sidoarjo memiliki ciri khas Motif Floral seperti Kembang Tebu dan Pecah Kopi, serta berwana cerah seperti merah, hijau, oranye, dan kuning. Motif-motif yang lahir ini memiliki nilai sejarah yang berkaitan dengan kehidapan masyarakat Sidoarjo di waktu lampau. Misalnya, motif kembang tebu karena dulu ada pabrik gula di Sidoarjo. Sementara warna batik yang cerah ini dilatarbelakangi letak Sidoarjo yang berada di pesisir utara. Pembuatan Batik Jetis hampir sama dengan pembuatan batik didaerah lain. Berikut langkah-langkah pembuatannya :

  • Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat molani atau bisa disebut juga desain batik.
  • Selanjutnya, setelah membuat molani, tebalkan motif tersebut dengan menggunakan lilin yang sudah dicairkan. Pada tahapan ini, menggunakan canting, istilahnya dikandangi atau dicantangi.
  • Tahap selanjutnya adalah menutupi bagian putih menggunakan lilin. maksud bagian putih adalah, bagian yang nantinya tidak akan kita warnai dengan pewarna. Tujuan dari proses ini adalah agar saat dilakukan pewarnaan menggunakan pewarna, lapisan yang diberi lilin tidak terkena warnanya.
  • Proses pewarnaan pertama ini dilakukan pada bagian yang tidak tertutup oleh lilin. Celupkan kain yang sudah diberi lilin ke dalam pewarna tertentu. Setelah itu, keringkan dengan cara dijemur.
  • Setelah kain kering kembali, langkah selanjutnya adalah melukis kembali kain menggunakan canting. Tujuan dari tahapan ini adalah agar mempertahankan warna pada tahap pewarnaan pertama. Setelah itu, celupkan ke pewarna kedua, atau tahap pewarnaan kedua.
  • Setelah pewarnaan kedua selesai, kamu bisa mulai menghilangkan lilin yang menempel pada kain. Caranya adalah dengan mencelupkan kain pada air yang sudah dipanaskan di atas tungku.
  • Setelah kain bersih dari lilin dan sudah kering, kamu dapat melakukan lagi proses membatik menggunakan lilin. Tujuannya agar mempertahankan warna pada pewarnaan pertama dan kedua.
  • Langkah selanjutnya yang dapat kamu lakukan adalah nglorot. Tahap nglorot ini adalah tahap merebus kain yang sudah berubah warnanya menggunakan air panas. Tujuan nglorot ini adalah untuk menghilangkan lapisan lilin, sehingga motif yang sudah dibuat pada kain akan terlihat dengan jelas.
  • Setelah semua tahapan selesai dapat mencuci kain batik dan menjemurnya sampai kering. Setelah kering baru batik bisa digunakan.
Source Proses Pembuatan Batik Jetis Batik
Comments
Loading...