Proses Pembuatan Batik Bugis

0 408

Proses Pembuatan Batik Bugis

Pembuatan batik khas Bugis sama seperti membuat batik pada umumnya dengan proses awalnya dengan membuat pola. Kemudian di lanjutkan dengan proses pencantingan atau pembuatan corak, corak yang ditonjolkan pada batik ini adalah corak batik yang di padukan dari berbagai unsur etnik yang ada di Sulawesi Selatan, di antaranya Parepare, Toraja, Bone, dan Makassar.

Setelah selesai membuat pola batiknya langkah selanjutnya yaitu proses pencantingan dilakukan, kemudian kain batik ini diwarnai dengan menggunakan bahan bahan natural seperti daun pepaya. Jika proses pencantingan sudah selesai, kemudian dilanjutkan dengan proses fiksasi lalu dikeringkan. Bisanya untuk membuat satu meter kain batik cora toriolo ini membutuhkan waktu satu hari.

Perbedaan yang paling menonjol dari batik khas Bugis ini dengan batik lainnya dilihat dari segi warna dan motif. Secara umum, batik asal Pare-pare ini muncul dengan warna-warna kain yang lebih cerah dan berani, seperti biru, merah, dan hijau pupus. Selain itu, gambar motifnya juga lebih bebas, yang melambangkan karakter Sulawesi Selatan, seperti gambar ayam jantan dari timur, motif huruf lontara, motif Tana toraja, dan motif Lagaligo, motif ini merupakan cerita kuno terpanjang kedua setelah Mahabarata.

Keunggulan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Sulawesi Selatan menjadi salah satu langkah strategis untuk memulai langkah awal membuat batik Bugis untuk bisa bersaing pada pasar bebas. Semakin beraneka ragam kekayaan kain tradisional di Indonesia.

Source Proses Pembuatan Batik Bugis Proses Batik
Comments
Loading...