Proses Pembuatan Batik Bakaran

0 94

Proses Pembuatan Batik Bakaran

Proses pembuatan batik bakaran tidak jauh berbeda dengan proses pembuatan batik didaerah-daerah lain. Yang membedakan hanyalah motif batik yang dibuat dan batik asli dibuat dengan tangan tanpa di cap.

Ada beberapa tahapan dalam proses pembuatan batik bakaran, diantara yaitu :

  • Proses Persiapan

Dalam proses ini ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum membatik, yaitu bahan dan alat yang akan digunakan. Bahan yang digunakan yaitu berupa kain mori, kain sutra ataupun kain yang lainnya tergantung selera. Adapaun alat- alat yang perlu disiapkan seperti : Canting, Gawangan dan Bandul, Lilin atau Malam, Panci dan Anglo, dan Larutan Pewarna.

  • Proses Pembuatan Batik Bakaran
  1. Molani

Merupakan langkah pertama yang dilakukan dengan membuat desain atau motif batik. Kain mori yang telah diproses tadi selanjutnya digambar pola, dapat dilakukan dengan menggunakan pensil atau menggunakan kertas yang sudah ada gambar polanya kemudian ditempel dengan kain mori dan caranya diterawang untuk melakukan proses selanjutnya.

  1. Ngengkreng

Merupakan melukiskan lilin pertama kali di kain dengan mengikuti motif pada saat molani. Proses pelukisan dilakukan menggunakan canting yang kainnya disampirkan di atas gawangan.

  1. Isen- isen

Merupakan mengisi motif atau ornamen-ornamen yang telah dibuat pada proses sebelumnya. Isen-isen dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu cecek dan sawut. Cecek adalah titik-titik kecil yang membentuk sebuah ornamen dan sawut adalah garis yang diulang-ulang untuk menutup sebuah ornamen yang nantinya akan diwarna sogan (coklat gosong).

  1. Nembok

Merupakan proses menutupi bagian- bagian yang akan tetap berwarna putih dengan menggunakan lilin. Sehingga apabila kain dicelupkan di dalam larutan berwarna, bagian yang di tembok tidak terkena cairan warna.

  1. Medhel

Merupakan proses pewarnaan pertama pada bagian yang tidak tertutup oleh lilin dengan mencelupkan kain di dalam larutan warna.

  1. Kemudian kain di angin- anginkan.
  2. Ngerok

Merupakan proses pengerokan pada ornamen sawut yang nantinya dilakukan pewarnaan sogan dengan menggunakan pisau atau benda logam yang ujungnya tipis dan agak tajam.

  1. Ngremok

Merupakan mengucek atau mencuci bagian yang telah dikerok agar bersih dari lilin.

  1. Mbironi

Merupakan proses penutupan kembali ornamen- ornamen lain yang akan dipertahankan warnanya.

  1. Nyoga

Merupakan proses pencelupan kain ke cairan warna sogan. Bagian ornamen yang tidak tertutup pada saat mbironi akan berwarna sogan.

  1. Nglorot

Merupakan proses menghilangkan lilin (malam) dari kain tersebut dengan cara mencelupkan kain tersebut berulang kali ke dalam air panas diatas tungku sampai lilin benar-benar bersih tidak menempel pada kain.

  1. Kelir

Merupakan proses pembatikan kembali untuk mempertahankan warna pertama dan kedua. Dalam proses kelir akan semakin jelas terlihat motif batik yang akan dibuat.

  1. Melakukan nglorot kembali untuk mendapatkan hasil batik di atas kain agar benar- benar bersih dari lilin.
  2. Menjemur batiksebelum digunakan.

 

Source Proses Pembuatan Batik Batik Bakaran
Comments
Loading...