infobatik.id

Proses Nyoga Dalam Mbabar

0 49

Proses Nyoga Dalam Mbabar

Menyoga berasal dari kata soga, yaitu sejenis kayu yang digunakan untuk mendapatkan warna cokelat. Adapun caranya adalah dengan mencelupkan kain ke dalam campuran warna cokelat tersebut. Proses Nyoga dalam tahap Mbabar dilakukan sesudah dibironi dan kering, batikan itu disoga. Caranya : Batikan diwiru, yaitu dilipat bolak-balik (lipatan spiral). Selesai diwiru, dima-sukkan ke dalam wadah yang berisi soga hangat, ditekan-tekan sedemikian rupa agar merata.

Sesudah cukup rata diangkat, dan disampirkan diatas wadah tersebut, supaya soga dapat menetes kembali ke dalam wadah tadi. Jika cairan soga tidak menetes lagi, maka batikan dijemur pada sinar matahari sampai setengah kering, kemudian dipindah ke tempat teduh sampai kering. Sampai disini barulah satu tahap nyoga; sedang penggunaan masing-masing soga akan berbeda pula tingkat-tingkatnya.

Setelah selesai menyoga, segera batikan disareni. Kapur dan gula tebu dituangi air jambangan, diaduk sampai hancur. Sesudah mengendap, maka air rendaman dituangkan dalam kenceng. Batikan dimasukkan dalam kenceng sampai merata; kemudian diangkat sampai atus. Sesudah atus, terus dipukul-pukul dalam air panas supaya “malam” hilang. Memukulkan pada air panas disebut “nglorot atau “nglungsur”. Setelah batikan “dilorot” terus dicuci dan dijemur. Penjemuran batikan itu disebut “dikemplang”. Sampai tahap ini disebut “ambabar”. Setiap pagi hari batik yang sudah berupa kain itu diembun-embunkan. Selesailah proses mbabar batikan.

Source http://batikdan.blogspot.co.id/ http://batikdan.blogspot.co.id/2011/09/cara-pembuatan-batik-tulis.html http://batikdan.blogspot.co.id/
Comments
Loading...